ArenaLTE.com – Dibanding negara lainnya, Jepang adalah negara yang paling terobsesi dengan robot. Pengembangan robot masuk dalam skala prioritas yang dimanfaatkan untuk berbagai hal. Salah satunya adalah Sharp yang memiliki ide untuk membuat robot ponsel. Perangkat yang diberi nama Sharp Robohon ini berbentuk seperti robot mungil. Mereka menamainya Sharp RoBoHon yang sudah dibekali teknologi terkini layaknya smartphone yaitu mengandalkan konektivitas 4G LTE dan prosesor Snapdragon 400.

Robot smartphone ini didesain oleh Tomotaka Takahashi, CEO RoboGarage sebuah perusahaan yang berfokus pada pengembangan robot. Sharp RoBoHoN adalah robot mungil yang tingginya hanya 7,7 inhi dan berat yang kurang dari setengah kg. Kecil sehingga bisa dimasukkan ke dalam kantong saku. Pada body-nya terdapat layar LCD berukuran 2 inchi dengna resolusi 320 x 240 untuk fungsi-fungsi dasar. Buat Anda yang gemar bermain game dengan menyentuh tombol touchscreen, jelas saja ini bukan perangkat yang tepat.

Ini sekaligus menjawab kenapa prosesor yang dipakai adalah Snapdragon 400 di mana termasuk level prosesor kelas menengah. Karena memang tidak membutuhkan mesin pemroses dan kualitas grafis yang mumpuni, namun lebih kepada kualitas komunikasi. Prosesor Qualcomm Snapdragon 400 memiliki ukuran mungil yang memenuhi syarat untuk perangkat wearable, namun tetap menghasilkan performa dan daya yang seimbang.

Berkat penggunaan chipset tersebut, Sharp RoBoHon memiliki kemampuan konektivitas yang handal. Smartphone robot ini telah mendukung konektivitas 4G LTE Cat 4 yang di atas kertas mampu menyuplai data dengan kecepatan download hingga 150 Mbps. Secara teknis, dukungan frekuensi yang dicakup oleh chipset ini adalah LTE FDD & TDD, WCDMA (DC-HSPA+), TD-SCDMA, EV-DO and CDMA 1x, GSM/EDGE serta Wi-Fi 802.11n.

Fitur Sharp RoBoHoN

sharp-robohon-1-100619927-largeRobot ponsel ini memang dirancang dari awal sebagai kawaii atau bentuk yang imut. Tidak berbentuk robot dengan logam yang kaku dan menakutkan, tetapi terlihat ramah dan baik sebagai pendamping berukuran saku.

Sharp RoBoHoN melakukan pembelajaran terbaiknya dengan sang pemilik melalui percakapan. Terdapat bipedal yang bisa merespon perintah suara dan memiliki mesin berkemampuan belajar, mengenali wajah dan suara sembari menyempurnakan kemampuan komunikasi untuk menyesuaikan dengan pengguna. Asyiknya lagi, Sharp RoBoHoN bisa duduk, berdiri, menari, dan bahkan membantu memanggil taksi.

Anda juga bisa menyuruh robot ini sebagai fotografer karena bisa mengambil foto dan merekam video dengan kamera 8MP yang terpasang di dahinya. Karena bisa mendeteksi wajah, maka Sharp RoBoHon bisa mengarahkan kita misalnya ingin candid dengan pura-pura tidak melihatnya. Keren sekali kan?

Tak hanya itu, RoBoHon juga bisa mengubah kamar kita menjadi bioskop mini. Arahkan robot ke dinding polos, selanjutnya akan bisa memproyeksikan video dalam kualitas HD 1280 x 720 pixel. GPU Qualcomm Adreno 306 yang terintegrasi didesain untuk memberikan performa gambar superior. Pemroses sensor dan multimedia RoBoHon juga diperkuat Qualcomm Hexagon DSP yang hemat daya. Kalau begini caranya, kita tidak lagi butuh televisi.

Sharp RoBoHoN akan berjalan dengan sistem operasi Android Lollipop. Sementara itu kapasitas memorinya adalah 2GBRAM dan media penyimpanan internal 16GB. Untuk bertahan hidup, dibekali dengan baterai berkapasitas 1.700 mAh.

Perusahaan akan memasarkan robot smartphone ini di Jepang pada 26 Mei 2016 mendatang dengan harga 198 ribu Yen atau di kisaran IDR 23,5 juta jika dikonversi ke Rupiah. Harga yang sangat mahal untuk sebuah ponsel karena bisa dua kali harga iPhone 6S atau 3 kali Samsung Galaxy S7. Namun dengan segala kecanggihan yang diberikan, harga tersebut tergolong wajar. Karena bakal sangat bermanfaat menjadi teman bicara. Para jomblo maupun yang LDR tidak akan khawatir kesepian lagi (bercanda 😀 ).

Belum ada informasi mengenai apakah produk ini akan tersedia di pasar Indonesia. Tetapi karena saat ini Sharp masih belum berjualan ponsel di Indonesia, besar kemungkinan tidak akan dipasarkan ke Tanah Air. Kecuali jika ada importir yang menjualnya secara independen baik itu dari distributor maupun situs e-commerce. Anda tertarik? Simak videonya di bawah ini.