ArenaLTE.com – Sebuah sistem berbasis ponsel dikabarkan mampu memantau wabah rabies yang tengah berkembang di Tanzania. Sistem ponsel ini disebut-sebut juga sanggup meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama di wilayah berpenduduk miskin. Hal ini tertuang dalam sebuah artikel terbaru di PLOS Medicine, temuan dari Katie Hampson dan rekan dari Universitas Glasgow, Inggris,

Artikel ini membahas pelaksanaan dan evaluasi sistem pengintaian dalam skala besar untuk wabah rabies di Tanzania bagian selatan. Rabies adalah penyakit fatal yang membunuh ribuan orang setiap tahun di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, rabies terutama disebarkan oleh anjing domestik.

Sebenarnya saat seseorang digigit anjing, kematian karena penyakit ini pada manusia dapat dicegah melalui pemberian vakisnasi secara cepat, pola pengobatan diberikan selama beberapa minggu, berikut dengan antibodi untuk eksposur risiko tinggi. Lebih proaktif, risiko eksposur dapat dikurangi dan penyakit akhirnya dieliminasi melalui program vaksinasi massal yang dilaksanakan untuk anjing. Namun, koordinasi kegiatan ini membutuhkan pengawasan penyakit yang dapat menjadi tantangan dalam rangkaian terbatasnya sumber daya.

Sejak tahun 2011, para peneliti telah memantau basis teknologi ponsel untuk kesehatan sebagai sistem lintas sektor yang mereka dapat dikembangkan dan diimplementasikan untuk pemantaian rabies di Tanzania selatan. Sistem ini digunakan untuk melaporkan kasus real-time dari gigitan hewan rabies pada manusia, serta penggunaan vaksinasi pada manusia dan hewan. Sistem berbasis ponsel ini sudah digunakan di lebih dari 300 unit kesehatan dan pekerja kedokteran hewan di daerah dengan luas 150.000 km persegi dengan populasi lebih dari 10 juta penduduk.

Sistem ini telah memfasilitasi pengumpulan data yang sedang berlangsung di skala program besar, meningkatkan kualitas data, ketepatan waktu, kelengkapan, dan efektivitas biaya. Pemantauan yang dihasilkan digunakan untuk mengevaluasi dampak dari kegiatan pengendalian rabies yang sedang berlangsung dan meningkatkan manajemen pada tindakan antisipasi.

Semua hasil nantinya diinformasikan langsung ke pengguna garis depan. Akibatnya, sistem telah menjadi alat yang terintegrasi, populer, dan berharga dalam sektor kesehatan dan kedokteran hewan di Tanzania selatan. Meski nampak sederhana, hebatnya temuan ini sudah mendapat penghargaan The 2016 Guardian University Award dalam kategori proyek internasional.