ArenaLTE.com – Menurut GSA (Global mobile Suppliers Association), perkembangan layanan LTE dunia mengalami pertumbuhan yang signifikan. Tercatat hingga saat ini sudah ada 480 jaringan LTE yang diluncurkan secara komersial di 157 negara. Sebagai catatan saja, GSA (Global mobile Suppliers Association) adalah asosiasi yang menaungi supplier GSM/EDGE/WCDMA-HSPA/HSPA+, LTE/LTE-Advanced dan 5G. Termasuk didalamnya para pemasok ponsel di seluruh dunia, industri yang bergerak di bidang infrastruktur, semikonduktor, perangkat, layanan dan pengembangan aplikasi, dan juga layanan pendukung lainnya.

Situs resmi GSA sudah memiliki 70.500 user terdaftar untuk mengumpulkan pengetahuan dan berbagi informasi seputar fakta kunci, trend dan analisa. Termasuk 25.500 koneksi di platform sosial media seperti LinkedIn, Twitter dan Facebook. Lebih dari 1 juta materi laporan, informasi, peta, chart dan sumber lain didownload dari situs GSA sepanjang lima tahun terakhit.

Lebih jauh, GSA menenerangkan bahwa dari jumlah perkembangan layanan LTE dunia tersebut, ada sekitar 409 operator yang menyedialan layanan LTE menggunakan mode FDD saja, 50 operator menawarkan layanan LTE menggunakan mode TDD saja dan 21 operator lainnya menggunakan kedua metode layanan LTE menggunakan FDD dan TDD mode.

104 operator meluncurkan layanan LTE mereka secara komersial pada tahun 2015 dan 163 operator LTE lainnya (lebih dari sepertiganya) melakukan investasi dalam pengembangan, penelitian dan ujicoba layanan LTE-Advanced di 72 negara.

Sepertinya para operator di seluruh dunia juga berinvestasi dalam pengembangan jaringan LTE-Advanced terlihat dari peningkatan penerapan LTE Advance yang meningkat pesat. Setidaknya sudah ada 116 operator yang meluncurkan secara komersial jaringan LTE-Advanced di 57 negara. Ini menunjukkan bahwa 24 persen dari operator LTE telah meluncurkan layanan LTE-Advanced secara komersial.

Laporan GSA juga menjelaskan bahwa frekuensi 1800 MHz band 3 paling banyak digunakan untuk layanan LTE, setidaknya ada sekitar 100 negara dengan total 213 jaringan LTE menggunakan frekuensi ini. Jumlah ini mewakili sekitar 44 persen dari semua jaringan LTE secara global.

Ada sekitar 118 operator di 56 negara yang berinvestasi dalam pengembangan layanan VOLTE, dan sekitar 46 operator telah resmi meluncurkan layanan VOLTE-HD secara komersial di 29 Negara seluruh dunia.

Laporan GSA juga menegaskan status perkembangan layanan LTE dunia terus tumbuh, baik itu layanan LTE juga LTE-Advanced melalui mode jaringan FDD dan atau TDD. GSA juga mencatat terjadinya peningkatan layanan LTE secara komersial dengan berkembangnya ekosistem perangkat yang digunakan, pertumbuhan langganan yang signifikan hingga perkembangan peraturan termasuk alokasi spektrum.