ArenaLTE.com – Vendor asal Finlandia, Nokia dikabarkan telah memperluas portfolio small cell Flexi Zone untuk meningkatkan kinerja dan menyederhanakan deployment bagi operator seluler dan pangsa enterprise. Wujud dari small cell mengusung kemampuan instalasi lebih cepat, dan operator dapat melakukan optimasi guna mengantisipasi lonjakan trafik lebih dini.

Tren operator yang dalam menyediakan jaringan handal dengan kapasitas besar menjadi isu tersendiri, apalagi ada tuntutan pada pasar Internet of Things dan smart city yang kian berkembang, maka model small cell dipandang sebagai solusi yang paling ideal dalam deployment jaringan radio. Solusi terbaru terkait small cell Flexi Zone, diwujudkan dalam  Self Organizing Network (SON) yang dikombinasikan dengan Nokia centralized SON Eden-Net solution untuk memotong kompleksitas dalam penyebaran teknologi ini.

Kemampuan solusi baru diatas melengkapi Nokia Site Certified for Overall Relative Efficiency (SCORE) , memudahkan bagi operator untuk menambahkan ribuan small cell baru yang mudah dalam instalasi serta penanganan manajemen sistem operator. Solusi baru small cell Flexi Zone juga mengedepankan mdoel plug and play serta optimasi jaringan secara real time, lebih dari itu sistem yang ditawatkan Nokia juga mendukung kompabilitas dengan produk hardware dari vendor lain.

Small cell Flexi Zone Multiband BTS didukung dengan 25 frekuensi baru dan varian radio access technologies (RAT). Sementara untuk Mini-Macro BTSd dilengkapi delapan varian frekuensi, yang kesemuanya menjanjikan perluasan penyebaran jaringan.

Nokia juga memperkenalkan tiga sel fitur dalam ‘sel kecil’ ini yang akan meningkatkan kinerja seluruh portofolio Flexi Zone dalam mendukung teknologi 4.G Pro. Uplink carrier aggregation dengan two carriers akan menggandakan kecepatan upload data puncak hingga 102 Mbps dan downlink  256 Quadrature Amplitude Modulation (QAM) yang akan meningkatkan kinerja puncak download pelanggan lebih dari 30 persen. Dan menyasar pangsa operator seluler, terobosan Nokia ini juga telah  memanfaatkan teknologi spektrum berlisensi dan tidak berlisensi seperti LTE-U,LAA, LWA dan lwIP.  Teknologu Nokia double bandwidth LTE-U  40 MHz pada kisaran Flexi Zona Multiband BTS. Dengan terobosan ini maka kinerja small cell LTE -U akan meningkat hingga 33 persen.

Dikutip dari siaran pers Nokia.com (8/9/2016), Nokia Flexi Zone Multiband BTS telah memenangkan  kategori ‘small cell access point design and technology’ pada ajang Small Cells Forum Awards 2016, solusi Nokia ini dipandang unggul karena mampu menghantarkan data rate lebih dari 1 Gbps.