ArenaLTE.com – Pasar modul M2M (Machine to Machine) dengan basis teknologi LTE (Long Term Evolution) akan berkembang pesat. Salah satu tuntutan dari kehadiran LTE yakni konektivitasnya dalam mendukung platform Internet of Things (IoT). Dan belum lama berselang, manufaktur modul M2M u-blox dari Swiss, telah meluncurkan modul LTE pertama dengan kemampuan koneksi ke jaringan IoT. Modul bernama SARA-R4 ini secara teknologi mendukung LTE Cat (kategori) 1.

Apa gunanya teknologi ini? Modul LTE SARA-R4 ini menargetkan klien dari operator seluler untuk memperkuat layanannya. Selain itu, u-blox juga menyiapkan LTE Cat 1 dan aplikasinya agar dapat digunakan pada konsep rumah pintar, sistem keamanan terpadu, surveillance, pelacakan aset, telematika, connected health, smart metering, smart city, dan connected cars. Hmmm.. ternyata banyak juga ya kegunaannya. Bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan yang mendukung konektivitas 4G LTE.

Asyiknya lagi, sebagai modul LTE generasi terbaru, SARA-R4 dirancang untuk mudah di upgrade. Sehingga akan menekan biaya yang dikeluarkan oleh konsumen. Modul LTE SARA-R4 direncakan mulai tersedia di pasaran pada kuartal keempat tahun ini. Sebagai pangsa pasar dari modul ini adalah operator seluler. -ublox-toby-l2

Sebelumnya u-blox juga telah meluncurkan modul SARA-N2, juga mengusung teknologi seluler LTE, namun dapat terkoneksi dengan jaringan NB (Narrow Band)-IoT.

Modul LTE Cat 1 secara prinsip masuk sebagai bagian dari 3GPP rilis 13 yang mendukung teknologi  low power wide area (LPWA). Ini merupakan standar teknolog dengan spektrum berlisensi yang dirancang untuk aplikasi IoT. LPWA menghantarkan koneksi data dengan throughput rendah hingga menengah.

Selain itu, perangkat pendukung LPWA juga dikenal hemat konsumsi energi. Modul LTE Cat 1 juga didukung aplikasi dengan latency rendah dan data rate 375 Kbps dalam modus half duplex dan 1 mbps dalam mode full duplex.