ArenaLTE.com – Negara-negara yang posisinya berada di atas retakan bumi seperti Indonesia selalu berada dalam bahaya gempa bumi. Para ilmuwan percaya akan penggunaan smartphone untuk peringatan dini gempa. Kesimpulan ini didapat setelah para ilmuwan menemukan bahwa penggunaan smartphone untuk peringatan dini gempa adalah cara tepat sebagai alternatif terjangkau untuk jaringan pemantauan gempa yang canggih.

Dengan memanfaatkan GPS (Global Positioning System), smartphone mendeteksi gempa bumi dan memicu peringatan sesaaat sebelum gelombang terkuat dari gempa mulai, tulis peneliti dalam jurnal Science Advances yang terbit di Amerika awal bulan ini.

“Sebagian besar (Negara) dunia tidak menerima peringatan gempa, terutama karena biaya pembangun dari jaringan pemantauan ilmiah yang diperlukan,” kata Benjamin Brooks, ahli geofisika USGS (United States Geological Service) dan juga bertindak sebahai pemimpin proyek smartphone untuk peringatan dini gempa.

Meskipun banyak bagian dunia yang rentan terhadap gempa bumi, sistem yang mendeteksi awal gempa bumi dan mengirim peringatan kepada orang-orang sebelum mereka merasakan tanah bergetar beroperasi hanya ada di beberapa wilayah dunia, termasuk Jepang dan Meksiko.

Penerima GPS di smartphone untuk peringatan dini gempa, meskipun kurang akurat dibandingkan dengan peralatan ilmiah kelas atas, bisa mendeteksi menengah gempa bumi besar seperti gempa 7.0 skala richter yang mengguncang Haiti pada 2010 dan menewaskan lebih dari 200.000 orang.

Setelah menganalisa gempa dan tsunami 2011 Jepang, para peneliti menyimpulkan bahwa kehidupan bisa diselamatkan jika data GPS telah digunakan untuk mengirim peringatan sebelum gelombang seismik mencapai Tokyo dan sebelum gelombang tsunami mematikan mencapai tepi pantai.

“Kecepatan peringatan elektronik sampai lebih cepat dari guncangan gempa,” ujar Craig Glennie, salah satu penulis laporan dan seorang profesor di University of Houston. Para peneliti menyimpulkan bahwa data yang dikumpulkan dari lebih sedikit dari 5.000 smartphone di daerah metropolitan bisa dianalisis cukup cepat untuk mengeluarkan peringatan bagi penduduk yang posisinya lebih jauh dari pusat gempa dan berpotensi menyelamatkan nyawa mereka. Pengguna smartphone untuk peringatan dini gempa akan menerima peringatan melalui pesan, panggilan atau notifikasi dari aplikasi.