ArenaLTE.com – Tentu akan lebih mulia bila inovasi atas suatu produk dapat dinikmati oleh semua kalangan, termasuk bagaimana agar perangkat canggih seperti Google Glass dapat dinikmati oleh penyandang mata rabun. Dengan bekal open platform, maka developer jadi lebih mudah untuk mengadaptasi Google Glass, seperti yang dilakukan Massachusetts Eye and Ear.

Seperti dilansir Ubergizmo, Jumat (27/3/2015), dalam menciptakan wearable device tersebut, Massachusetts Eye and Ear bekerjasama dengan Schepens Eye Research Insitute. Teknologi terbaru yang belum memiliki nama itu diklaim sangat membantu penderita mata rabun dalam beraktivitas. Wearable device itu berbentuk seperti kamera. Teknologi terbaru itu akan memperingatkan penggunanya saat dia berhadapan dengan penghalan atau benda yang membahayakan.

google-glass-2

Teknologi ini memproyeksikan dan memperbesar layar smartphone ke Google Glass, dan digadang potensial digunakan untuk pengguna mata rabun.”Mereka yang penglihatannya terbatas hanya melihat porsi kecil pada layar smartphone. Mereka juga sulit bernavigasi di dalamnya, karena tidak tahu posisi yang benar. Apakah mereka berada di tengah atau di sudut layar,” kata salah satu peneliti Gang Luo dari Schepens Eye Research Institute of Mass Eye and Ear.

Selain diadaptasi ke Google Glass, pengembang juga menciptakan perangkat tersebut berbentuk kotak yang bisa diletakkan di saku atau kerah pengguna. Perangkat tersebut juga dilengkapi sebuah sensor canggih. Sensor tersebut bisa digunakan untuk memprediksi gerakan yang akan dilakukan pengguna serta menginformasikan apa saja yang ada di sekelilingnya.

Saat uji coba, para peneliti mengklaim pengguna wearable device itu berhasil menghindari berbagai rintangan di hadapannya 37 persen lebih baik dibanding alat-alat yang pernah diciptakan sebelumnya. Namun, belum diketahui apakah teknologi terbaru itu akan diproduksi secara massal atau tidak. Massachusetts Eye and Ear masih menghitung kemungkinan perangkat ini untuk dapat diproduksi masal dimasa yang akan datang.