ArenaLTE.com – Riset yang dilaporkan vendor telekomunikasi Ericsson dalam Mobility Report 2015 memprediksi bahwa hingga akhir 2020, Mobile broadband diperkirakan akan mencapai 90 persen dari semua pengguna layanan internet. Dan pertumbuhan pengguna LTE akan didongkrak oleh meningkatnya jumlah pengguna smartphone.

Selama tahun 2014 saja ada penambahan sekitar 800 juta pengguna smartphone baru diseluruh dunia. Butuh waktu lima tahun untuk mencapai 1 miliar pengguna smartphone di tahun 2012, namun untuk menyentuh angka 2 miliar pengguna smartphone hanya butuh waktu dua tahun saja.
Baca juga: Ericsson: Ekosistem 4G LTE Indonesia Akan Siap Akhir Tahun 2015

Percepatan penyebaran jaringan dan penerapan teknologi HSPA dan LTE juga menjadi kunci utama bertambahnya pengguna LTE, dan penggunaan aplikasi video streaming akan menjadi populer salah satunya berkat penerapan konten video dalam berbagai aplikasi online seperti media sosial, berita, dan juga iklan.

Selain itu pengguna LTE juga mulai menggeser kebiasaan penggunaan mobile dari akses web browsing ke arah penggunaan mobile berbasis aplikasi. Salah satunya yaitu pada tahun ini untuk pertama kalinya lebih banyak orang akan menonton streaming pada video daripada siaran TV kabel.

Penyebaran Pengguna LTE di Seluruh Dunia

Hingga akhir tahun 2020, Ericsson memprediksi bahwa sebagian besar pelanggan mobile masih tetap akan menggunakan jaringan HSPA / GSM, meskipun sudah ada layanan LTE di semua wilayah. Jaringan GSM / EDGE masih akan memainkan peran penting dalam menyediakan cakupan pelengkap di semua pasar.

Penambahan pengguna LTE selama tahun 2015 hingga tahun 2020 sekitar 60% terjadi di Asia Pasifik dengan penambahan sekitar 1,8 miliar pelanggan LTE. Hingga akhir tahun 2020 pengguna LTE secara keseluruhan akan bertambah 3,1 miliar pengguna, sedangkan pelanggan HSPA diperkirakan bertambah 2,5 Miliar pelanggan.pengguna LTE ericsson mobility report 2015Permintaan mobile broadband Meningkat

90 persen dari semua pelangganan akan menggunakan layanan mobile broadband pada tahun 2020. Di tahun 2015 ada sekitar 2,9 milyar pengguna layanan mobile broadband, ericsson memprediski di tahun 2020 nanti akan ada penambahan pengguna mobile broadband sekitar 5,4 milyar dan menjadi total jumlah pengguna mobile broadband sekitar 8,4 milyar pelanggan. Lagi-lagi wilayah Asia Pasifik menjadi penyumbang terbesar pertambahan pengguna mobile bradband baru ini di seluruh dunia.

Layanan Mobile broadband ini akan memainkan peran penting dalam melengkapi fixed broadband di beberapa segmen dan menggantikan layanan lainnya. Sebagian besar perangkat mobile broadband yang digunakan yaitu smartphone. Banyak konsumen di pasar berkembang baru mulai mencoba menggunakan internet di smartphone, biasanya ini terjadi karena keterbatasan akses ke layanan fixed broadband.pengguna LTE ericsson mobility report 2015 Pengguna Smartphone bertambah dua kali lipat di 2020

Selama tahun 2014 ada sekitar 800 juta tambahan pengguna smartphone, baik itu penambahan pengguna smartphone baru dan juga pengguna yang ada berganti dari ponsel dasar dan mulai menggunakan smartphone. Butuh waktu lima tahun untuk mencapai pengguna smartphone 1 miliar yang terjadi di tahun 2012, dan hanya butuh waktu kurang dari dua tahun untuk mencapai kedua miliar. Pada tahun 2016 nanti jumlah pengguna smartphone akan melebihi para pengguna telepon dasar.

Jumlah pengguna smartphone tahun 2014 berjumlah 2,7 miliar pengguna, Ericsson memprediksikan pada tahun 2020 nati pengguna smartphon akan mengalami penambahan 3,4 miliar pengguna menjadi total 6,1 miliar pengguna smartphone. Dimana penyumbang terbesar datang dari wilayah Asia Pasifik dengan penambahan jumlah pengguna smartphone baru sekitar 1,95 miliar pelanggan.pengguna LTE ericsson mobility report 2015