ArenaLTE.com – Aplikasi berbasis jejaring sosial media memang dapat dikustomisasi untuk beragam fungsi dan kebutuhan. Seperti baru-baru ini tim peneliti dari University of Rochester di New York, AS berhasil menganalisis kebiasaan minum alkhohol di kalangan remaja lewat aplikasi Instagram. Caranya tak lain dengan mengalisa data berupa foto dan teks yang terpampang di Instagram. Lewat Instagram tak hanya bisasa diungkap soal kebiasaan minum, melainkan bisa ditelaah merek minuman alkohol, jenis yang disukai dan kelompok demografis para remaja peminum.

Dikutip dari Cellular-news.com (29/10/2015), Jiebo Luo, profesor ilmu komputer di University of Rochester menjelaskan dalam makalahnya di Konferensi Internasional 2015 IEEE tentang Big Data di Santa Clara, California, menurutnya peminum di bawah umur umumnya bersedia untuk berbagi pengalaman konsumsi alkohol mereka di media sosial. Mempelajari perilaku sosial media dari kelompok ini memungkinkan para peneliti untuk mengamati secara pasif dalam “keadaan tidak mengganggu.” Instagram sangat populer di kalangan remaja dan menawarkan sejumlah besar informasi tentang sasaran populasi dalam bentuk foto dan teks.

Video Iklan InstagramCara memantau konsumsi alkohol remaja lewat Instagram

Contoh kelemahan dari metode tradisional untuk memantau konsumsi alkohol di bawah umur adalah bahwa remaja mungkin tidak jujur ​​ketika mereka menanggapi sebuah tentang penggunaan alkohol, Juga, mereka yang memilih untuk menanggapi survei tersebut mungkin tidak menjadi sampel yang representatif dan ukuran sampel mungkin kecil untuk menarik kesimpulan.

Sementara Instagram tidak menawarkan cara memilih pengguna berdasarkan usia, tetapi tim peneliti mampu memilih pengguna yang sesuai dengan profil yang mereka cari dengan menerapkan teknik visi komputer. Luo dan timnya menggunakan komputer untuk mengekstrak informasi dari gambar di internet, sesuatu yang jauh lebih kompleks dari sekadar penggalian informasi dari teks. Mereka mampu menggunakan komputer untuk menganalisis wajah profil Instagram, kemudian menggunakan mendapatkan hasil cukup akurat untuk usia mereka, jenis kelamin, dan ras.

Setelah berhasil memilih kelompok pengguna di bawah umur, para peneliti memantau kegiatan minum melalui foto Instagram dengan menganalisis tag media sosial terkait dengan foto-foto menggunakan kata-kata kunci gaul di kamus dan juga merek alkohol yang dikonsumsi. Dalam studi, para peneliti menemukan bahwa konsumsi alkohol di bawah umur, seperti dengan orang dewasa, terjadi lebih pada akhir pekan dan hari libur dan jam pulang kantor. Juga tidak ada perbedaan yang kuat terhadap salah satu jenis kelamin untuk konsumsi alkohol.