ArenaLTE.com – Samsung Indonesia ketika memperkenalkan kecanggihan Samsung Galaxy A8 di H Gourmet and Vibes, Jakarta, (01/10/2015) menyebutkan istilah target penggunanya yang merupakan kalangan anak muda sebagai Gen A. Salah satu figur publik yang didapuk Samsung sebagai Gen A adalah artis muda sekaligus musisi berbakat Eva Celia.
Baca: Kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy A8

Gen A ala Samsung jika merujuk ke kalangan pengguna termasuk dalam golongan generasi millenial, yaitu kaum muda yang terlahir antara tahun 1980 sampai dengan tahun 1995. Generasi dinamis ini dikenal sejak kecil sudah familiar dengan teknologi dan internet serta gemar eksplorasi hal-hal baru yang dianggap cocok dengan karakter Samsung Galaxy A8.

Smartphone terbaru besutan Samsung tersebut mengandalkan koneksi cepat 4G LTE yang memanjakan penggunanya dengan koneksi internet berkecepatan tinggi. Ditanyakan tentang layanan seluler generasi keempat yang saat ini telah merambah Indonesia, Eva mengungkapkan keseruannya menikmati kecepatan akses internet 4G LTE. “Internetan pake 4G LTE itu.. busyet dah cepat banget! Terasa banget pas coba 4G LTE untuk akses Youtube, belum di klik aja udah nongol, enak banget ya internet kencang begini,” ujarnya antusias

 

Eva Celia

Putri dari artis Sophia Latjuba ini juga mengatakan selain pekerjaan yang sangat membutuhkan smartphone, dia juga butuh koneksi yang bagus. Gadis cantik ini merasa terbantu dengan koneksi 4G LTE karena jadi melakukan pekerjaan dengan praktis dan cepat. “Hadirnya layanan 4G LTE ini bener-bener bantu aku banget!” sergahnya.

Ketika ditanyakan apa yang mau dilakukan dengan internet cepat, Eva bercerita kalau layanan internet dengan 4G LTE bisa cepat seperti ini, akan melakukan berbagai hal untuk mendukung kreativitasnya. “Aku mau coba upload musik dari smartphone, kayaknya seru banget tuh. Sekarang juga banyak aplikasi-aplikasi yang bisa buat musik dari smartphone dan bisa di-upload ke Soundcloud atau aplikasi sejenisnya. Jadi kayaknya akan lucu untuk eksperimen sesuatu yang baru,” ujarnya.

Eva Celia menuturkan bahwa sebagai generasi millenial, dirinya selalu ingin sesuatu yang original yang tidak mengikuti kebanyakan orang. Namun di tahun 2015 sekarang ini cukup susah untuk menjadi orisinil, karena semua udah pernah dilakukan orang. “Jadi, Gen A itu adalah generasi yang dapat mengambil ide-ide yang menarik dan menjadikan ide-ide itu menjadi sesuatu yang luar biasa,“ ujar Eva Celia.

Dara manis berusia 23 tahun ini juga menjelaskan jika orisinalitas seseorang menentukan jati diri orang tersebut. Dan salah satu yang dapat menunjukkan jati diri Eva Celia adalah smartphone yang tidak pernah lepas dari kesehariannya. “Jujur sih emang saya sangat tergantung sekali dengan smartphone, karena aktifitas dan pekerjaan saya selalu berkaitan dengan smartphone. Baik itu soal musik atau apapun itu pastinya saya akan menggunakan sosial media untuk mempromosikan semua karya-karya saya”.

Bukan cuma untuk kerja, kombinasi antara smartphone dan koneksi internet juga diandalkan Eva Celia untuk belajar banyak hal-hal baru. “Saya memang dari dulu kan orangnya otodidak kalo masalah musik, jadi kalo mau belajar alat musik apapun sekarang itu bisa diakses lewat smartphone, lewat internet kita juga bisa memperoleh ide-ide kreatif dan menuangkan ide tersebut sesuai dengan karakter kita. “Jadi mau saya dimana aja, I always use my smartphone,” pungkasnya.