ArenaLTE.com – Di jaman serba digital seperti sekarang ini semua kegiatan dilakukan secara online. Perkembangan teknologi ini juga turut meningkatkan lahirnya para penjahat cyber. Untuk itu para netizen harus lebih waspada dan melindungi dirinya maupun usahanya dari serangan penjahat cyber ini, salah satunya yaitu degan menerapkan beberapa tips dan trik internet aman yang diberikan oleh Symantec.

Dalam acara media update mengenai laporan tahunan Symantec Internet Security Threat Report (ISTR) yang diadakan pada Selasa, 19 April 2016 di Jakarta, terungkap bahwa Indonesia memang menjadi salah satu negara sasaran para penjahat cyber. Pasalnya, penetrasi internet di Indonesia sedang berkembang pesat. Pendapatan perkapita pun stabil dengan jumlah masyarakat kelas menengah yang semakin mayoritas.

Ancaman para penjahat cyber semakin tinggi, sebut saja ada lebih dari 430 juta kumpulan Malware berhasil ditemukan. Itu berarti ada 1,179 juta malware baru tercipta setiap harinya. Dan jumlah ini meningkat sebesar 36 persen dari tahun sebelumnya,” tutur Director System Engineering Symantec Asean, Halim Santoso. Ada lebih dari setengah miliar data pribadi dicuri dan situs-situs populer juga ternyata rentan terhadap kemanan.

Lebi parah lagi dengan meningkatnya Ransomware yang membuat kita harus lebih hati-hari dalam menggunakan internet karena malware ini dapat membuat data yang ada di perangkat kita dikunci dengan kunci enkripsi. Dan untuk membuka kunci tersebut kita harus membayar sejumlah uang. Hampir semua perangkat yang digunakan untuk internet terancam serangan malware berbahaya ini, mulai dari sistem operasi windows hingga Linux. Bahkan untuk smartphone hampir semuanya tidak aman baik itu Android maupun iOS teridentifikasi menjadi serangan ransomware.

Oleh karena itu ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai pencegahan yang dapat dilakukan perusahaan dan para konsumen untuk melindungi diri mereka sendiri dari serangan para penjahat cyber ini. Sebagai titik awal, Symantec merekomendasikan tips dan trik internet aman yang bisa berikut ini:

perusahaan telekomunikasiTips dan Trik Internet Aman Untuk perusahaan

  • Persiapkan perusahaan Anda: Gunakan solusi-solusi canggih untuk mencegah ancaman dan musuh untuk membantu Anda menemukan indikator penyusupan dan merespon lebih cepat terhadap insiden.
  • Menerapkan postur keamanan yang kuat: Implementasikan keamanan endpoint berlapis ganda, keamanan jaringan, enkripsi, otentikasi kuat dan teknologi berbasis reputasi. Bermitralah dengan penyedia layanan keamanan untuk memperluas tim TI Anda.
  • Bersiap untuk menghadapi yang terburuk: Manajemen insiden memastikan kerangka keamanan Anda optimal, terukur dan berulang, dan pelajaran yang diambil bisa meningkatkan postur keamanan Anda. Pertimbangkan untuk menambahkan dukungan dari ahli pihak ketiga untuk membantu mengelola krisis.
  • Memberikan pelatihan dan pendidikan berkelanjutan: Bangun pelatihan berbasis simulasi untuk semua karyawan serta pedoman dan prosedur untuk melindungi data sensitif pada perangkat pribadi dan perusahaan. Secara teratur lakukan penilaian internal terhadap tim dan jalankan latihan-latihan untuk memastikan Anda memiliki keterampilan yang diperlukan untuk secara efektif memerangi ancaman cyber.

Tips dan Trik Internet AmanTips dan Trik Internet Aman Untuk Konsumen

  • Gunakan kata sandi yang kuat: Gunakan sandi yang kuat dan aman untuk akun Anda. Ubahlah sandi setiap tiga bulan dan jangan pernah gunakan sandi Anda kembali. Selain itu, pertimbangkan untuk menggunakan password manager untuk lebih melindungi informasi Anda.
  • Pikirkan sebelum Anda mengklik: Membuka lampiran yang salah dapat membawa malware ke sistem Anda. Jangan pernah melihat, membuka atau menyalin lampiran email kecuali Anda mengharapkan email tersebut dan mempercayai pengirimnya.
  • Lindungi diri Anda: Satu ons perlindungan bernilai satu pon pengobatan. Gunakan solusi keamanan internet yang meliputi antivirus, firewalls, perlindungan browser dan perlindungan yang telah terbukti dari serangan online.
  • Waspada terhadap taktik scareware: Versi perangkat lunak yang mengklaim bebas diretas dan dibajak dapat mengekpos Anda ke malware. Engineering social dan serangan ransomware akan mencoba untuk menipu Anda untuk berfikir bahwa komputer Anda terinfeksi dan membuat Anda membeli software yang tidak berguna dan membayar sejumlah uang untuk menghilangkannya.
  • Lindungi Data Pribadi Anda: Informasi yang Anda bagikan secara online memberikan risiko serangan rekayasa social yang lebih besar. Batasi jumlah informasi pribadi yang disebarkan di jejaring sosial dan online, termasuk informasi login, tanggal lahir dan nama hewan peliharaan.