ArenaLTE.com – Perusahaan akan banyak mendapatkan keuntungan dengan menerapkan keamanan Internet Of Things (IoT) sebagai bagian dari strategi bisnisnya. Namun yang harus diingat adalah IoT bukan hanya terdiri dari berbagai gadget seperti smartphone, smart watch saja. Masih ada banyak “Things” lain seperti bermacam-macam sensor, perkakas, sistem kontrol, dan bahkan mainan yang juga telah tersedia.

Banyaknya perangkat-perangkat tersebut secara nyata meningkatkan tantangan dalam keamanan Internet Of Things. Dan dengan semakin banyaknya perusahaan yang ingin menggabungkan “Things” ke dalam model bisnisnya  baik untuk efisiensi operasional maupun untuk membuka peluang pasar baru faktor keamanan tetap harus menjadi prioritas utama.

Banyak contoh penerapan Internet Of Things yang beresiko disalah gunakan oleh para penjahat cyber. Contohnya sebuah boneka pintar yang terkoneksi internet dan mampu memahami dan dapat menjawab semua pertanyaan anak-anak.

Ternyata ada celah keamanan Internet Of Things dari boneka tersebut yang membuat penjahat cyber mampu mencuri berbagai data base anakyang menggunakan boneka tersebut. Bahkan boneka pintar tersebut juga bisa dijadikan kamera pengintai yang dapat mengawasi anak-anak dan bisa saja disalahgunakan oleh para penjahat.

Masih banyak contoh lain celah keamanan Internet Of Things Internet Of Things yang bisa dimanfaatkan oleh penjahat Cyber. Biar bagaimanapun, dengan semakin banyak enterprise yang ingin menggabungkan “Things” ke dalam model bisnisnya kita harus bisa melindunginya dengan baik. Andre Iswanto, Senior Field System Engineer di F5 Networks mengungkapkan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan keamanan.

Hal sederhana yang bisa dilakukan yaitu dengan mengenkripsi trafik internet. Meskipun banyak yang sudah mengerti tentang pentingnya manajemen key & certificate, namun masih banyak jutaan perangkat yang menggunakan certificate yang sama dengan perangkat lainnya.

Andre juga menambahkan bahwa semakin banyak “Things” yang digunakan sebagian besar tidak memiliki celah keamanan. Akan tetapi ini bukan hanya mengenai “Things” saja, namun juga aplikasi dan sistem harus saling berkolaborasi ketika proses pendaftaran, aktivasi, mendapatkan konten baru, termasuk berbagi data, atau untuk dikelola.

“Internet of Things adalah Bisnis Aplikasi. Dan itu berarti bahwa keamanan internet memiliki tingkat kepentingan yang sama seperti mengamankan ekosistem aplikasi yang mendukungnya. Sehingga pada akhirnya, IoT dapat dimanfaatkan oleh enterprise demi mencapai tujuan bisnis mereka, serta dapat memberikan layanan yang prima kepada pelanggan,” pungkasnya.