MMemperhatikan perkembangan teknologi saat ini, rasanya kita sulit mengikuti. Terutama perkembangan teknologi smartphone, tiap beberapa minggu sekali, selalu ada seri terbaru dengan teknologi yang terus lebih maju dan makin memenuhi kebutuhan kita akan teknologi.

Ditambah dengan perkembangan jaringan internet yang makin cepat, smartphone makin sulit lepas dari genggaman tangan kita. Dari anak-anak kecil sampai orang seumuran kita, mau di rumah atau di perjalanan, aktivitas kita selalu ditemani smartphone.

Sayangnya, walau kelihatannya semua orang dari berbagai kalangan menggunakan internetkita masih menemukan ada kesenjangan penggunaan internet antara perempuan dan laki-laki yang cukup besar. Data menunjukkan, jurang perbedaan ini sekitar 30-40 persen. Perempuan pengguna smartphone di Indonesia jumlahnya 5 juta lebih sedikit dibanding laki-laki. Padahal kalau dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia, kesenjangan ini tidak terlalu jauh. 

Kalau saya perhatikan, salah satu sebabnya adanya kesulitan bertanya di kalangan perempuan pada orang lain soal penggunaan internet dan teknologinya. Mau tanya ke suami, biasanya malah suami ogah-ogahan menjawabnya. Apalagi bertanya pada anak, biasanya mereka tidak sadar mengajari ibunya. Penyebab lain adalah kurangnya sifat eksploratif, kurang berani mencoba hal-hal baru di kalangan perempuan, takut terjadi hal-hal yang tidak sesuai.

Kesenjangan ini diperparah dengan kondisi di mana perempuan Indonesia ternyata masih lebih sering menggunakan internet dan smartphone untuk kebutuhan social media atau chatting. Padahal, sama seperti pada laki-laki, internet juga banyak kegunaannya bagi perempuan, baik untuk yang bekerja di kantor atau pun ibu rumah tangga.

Saya ambil contoh soal menangani kebutuhan rumah tangga. Kalau perempuan lebih pintar menggunakan internet, pekerjaan sehari-harinya bisa sangat terbantu. Seperti untuk mengurus anak, memasak, untuk mendapatkan informasi-informasi seputar rumah tangga, termasuk untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Hal inilah yang sebenarnya menjadi tantangan bagi Pemerintah atau industri telko saat ini untuk membantu perempuan agar lebih bisa menggunakan smartphone dan internet. Bukan cuma untuk ber-social media, tapi menggunakan fitur lain dari smartphone untuk mendukung seluruh aktivitas perempuan. Istilahnya, lebih pintar menggunakan smartphone.

Itu sebabnya, saya suka sekali dengan situs-situs atau aplikasi yang bisa jadi tempat belajar bagi kita. Situs atau aplikasi ini akhirnya jadi solusi bagi kita yang sungkan bertanya pada orang lain. Seperti contohnya situs Sisternet yang baru-baru ini dirilis oleh XL. Situs ini memberi kita ruang untuk bisa berbagi sesama perempuan dan belajar hal-hal baru untuk mendukung aktivitas kita sehari-hari.

Harapannya, perempuan Indonesia bisa segera menjadi lebih baik dan pintar dari segi mana pun, dengan berbekal smartphone dan koneksi data internet. Membantu suami, mengurus anak dan rumah tangga, eksis di social media, bahkan mencari tambahan uang di  dunia maya, bukan lagi masalah.

Hidup perempuan Indonesia!

 

Comments