ArenaLTE.com – Kereta Commuter Line adalah alternatif utama bagi warga di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) untuk bepergian, demi menghindari kemacetan luar biasa di jalan raya. Walaupun harus berdesak-desakan di jam sibuk, tapi kereta menjadi moda transportasi yang ideal untuk saat ini karena cepat, murah, dan bebas polusi. Tak heran jika pemerintah pun kini tengah menggalakkan pembangunan jalur kereta api MRT dan LRT untuk memperkuat infrastruktur transportasi.

Karena banyaknya warga yang bepergian menggunakan kereta Commuter Line, kualitas layanan komunikasi pun sangat dibutuhkan. Untuk itu kami perlu mengujinya secara komprehensif dengan membandingkan kualitas masing-masing operator, terutama dalam hal layanan data 4G LTE. Pada artikel sebelumnya (Uji Jaringan 4G LTE di Jalur KRL Jabodetabek (Bagian 1), kami telah mengulas hasil pengujian kecepatan internet di jalur kereta api Serpong – Jakarta. Sekarang, giliran untuk jalur kereta Commuter Line jurusan Bogor – Jakarta Kota yang merupakan jalur tersibuk dibanding rute lainnya. Berikut hasilnya.

Stasiun Kota

Operator-KotaOK
Hasil drive test 4G LTE di Stasiun Kota

Stasiun Kota adalah stasiun ujung untuk kereta Commuter Line yang mengantarkan penumpang ke Bogor, Bekasi maupun ke berbagai kota di Jawa. Di stasiun yang hampir tak pernah sepi ini, layanan 4G LTE dari semua operator sudah bisa diakses, namun lagi-lagi 4G LTE Tri belum bisa diakses. Kecepatan 4G LTE dua operator menyentuh angka lebih dari 10 Mbps, Indosat menjadi paling cepat dengan akses download 16,48 Mbps dan Smartfren 4G 12,87 Mbps.

Layanan 4G LTE Telkomsel dan XL sepertinya di Stasiun Kota ini kurang prima karena hanya menyentuh kecepatan 7,14 Mbps dan 4,28 Mbps bahkan mirip dengan operator Tri yang meskipun hanya mampu menangkap jaringan 3G+ (HSPA+) namun berhasil menyentuh kecepatan download 3,26 Mbps. Untuk indikator lain kecepatan browser dikuasai oleh Smatfren dan XL 4G LTE dengan performa lebih dari 60% sedangkan untuk performa streaming Smartfren dan Indosat sangat baik dengan performa diatas 90%.

Stasiun Juanda 

Operator-Juanda-OK
Hasil drive test 4G LTE di Stasiun Juanda

Pusat kota Jakarta bisa dibilang berada di area Stasiun Juanda, dekat dengan Monas, Gambir, Mesjid Istiqlal dan Istana Negara. Untuk jaringan 4G LTE para operator di daerah yang cukup vital ini performa nya rata-rata sekitar 10 Mbps, hanya Smartfren saja yang memiliki kecepatan hingga 3 kali lipat dibandingkan operator lainnya. Kecepatan akses download 4G LTE Smartfren menyentuh 34,43 Mbps.

Sedangkan untuk Indosat menyentuh angka download 13,27 Mbps, Telkomsel 11,97 Mbps dan XL 10,71 Mbps. Untuk Tri, kami tidak bisa menangkap sinyal 4G LTE di area ini. Kecepatan download Smartfren boleh jadi juara, namun untuk kecepatan upload, 4G LTE Telkomsel jadi paling cepat dengan angka 22,09 Mbps. Sedangkan untuk performa browsing dan streaming, Indosat boleh unjuk gigi dengan performa 72% dan 92%.

Stasiun Manggarai 

Operator-Manggarai-ok
Hasil drive test 4G LTE di Stasiun Manggarai

Stasiun Manggarai memegang peranan penting sebagai stasiun transit yang terbesar. Karena stasiun ini menghubungkan beberapa wilayah jalur Commuter Line ke arah Serpong, Bekasi, Tanah Abang, Jatinegara, Tangerang hingga Bogor. Stasiun Manggarai bisa dibilang pusatnya penumpang kereta Commuter Line Jabodetabek.

Ada kejadian menarik di sini, layanan 4G LTE milik Tri akhirnya muncul di area ini dan sinyal 4G LTE Telkomsel tiba-tiba hilang. Namun setelah dilakukan pengaturan jarigan smartphone menggunakan LTE only, sinyal 4G LTE Telkomsel muncul kembali.

Smartfren 4G LTE jadi jawara di stasiun Mangarai dengan kecepatan akses internet hingga 40 Mbps, sangat jauh dibandingkan dengan operator lainnya. Di posisi kedua, jaringan 4G LTE XL Axiata unjuk gigi dengan kecepatan 18,43 Mbps. Berlanjut dengan Telkomsel 13,28 Mbps, dan Indosat 5,89 Mbps. Sedangkan operator Tri yang berhasil mendapatkan sinyal 4G LTE nya di area ini menyentuh kecepatan 7,28 Mbps. Untuk performa streaming semua operator menunjukkan angka yang baik dengan performa rata-rata 90%.

Stasiun Tebet 

Tebet
Hasil drive test 4G LTE di Stasiun Tebet

Stasiun Tebet selalu padat oleh penumpang terutama jam kerja dan jam pulang kerja. Karena menjadi salah satu titik penting para karyawan yang bekerja di wilayah Kuningan, Setiabudi dan sekitarnya. Stasiun Tebet sepertinya menjadi lokasi yang cukup diperhatikan oleh para operator selular di Indonesia, terlihat dari layanan 4G LTE di lokasi ini cukup baik.

Tiga operator besar internet 4G LTE ini menyentuh kecepatan akses lebih dari 20 Mbps. Telkomsel menjadi paling cepat dengan akses download 30,16 Mbps, Indosat 23,86 Mbps dan XL Axiata 22,42 Mbps. Layanan 4G LTE Smartfren di Stasiun Tebet ini kurang prima karena hanya menyentuh kecepatan 4,90 Mbps bahkan kalah dengan operator Tri yang meskipun hanya mampu menangkap jaringan 3G+ (HSPA+) namun berhasil melewati Smartfren dengan kecepatan download 5,49 Mbps.

Untuk indikator lain kecepatan upload paling tinggi dikuasai oleh XL 4G LTE yang menyentuh 17,82 Mbps, Indosat 14 Mbps, Telkomsel 12,67 Mbps. Untuk browsing internet operator Tri meskipun tidak ada jaringan 4G memiliki rata-rata performa yang paling maksimal, sedangkan untuk streaming yang paling lancar XL menjadi jawaranya yang diikuti Indosat.

Stasiun Universitas Indonesia – Pondok Cina 

OPERATOR-UI-ok
Hasil drive test 4G LTE di Stasiun UI – Pondok Cina

Entah mengapa, ketika memasuki wilayah stasiun Universitas Indonesia (UI), hampir semua operator “blank” tidak mendapatkan sinyal 4G LTE. Padahal area UI ini pusat kegiatan dan aktivitas mahasiswa yang besar di wilayah selatan Jakarta. Kampus UI juga berdekatan dengan Universitas Pancasila, Universitas Gunadarma, dan beberapa sekolah SMP, SMU juga banyak di area Ini.

Ketika kereta mulai bergerak menuju stasiun selanjutnya yaitu Stasiun Pondok Cina, sinyal 4G LTE dari beberapa operator mulai muncul. Di tengah perjalanan antara Stasiun UI dan Stasiun Pondok Cina kecepatan untuk 4G LTE Telkomsel 7,56 Mbps, sedangkan untuk 4G LTE XL 6,11 Mbps, Smartfren 0,38 Mbps dan Indosat masih blank.

Stasiun Depok Lama

Depok-Lama

Stasiun Depok Lama merupakan salah satu stasiun tertua di Jabodetabek yang memiliki 4 jalur untuk mempercepat perjalanan kereta Commuter Line dari Bogor dan untuk tempat pemberhentian akhir kereta tujuan Depok. Empat operator besar sudah menggelar layanan 4G LTE di kawasan ini, kecuali satu yang Anda bisa tebak: Tri.

Smartfren menjadi operator yang paling unggul dalam hal kecepatan download yang mencapai 20,16 Mbps. Disusul oleh Telkomsel yang menghasilkan kecepatan 15,56 dan hampir berbarengan adalah XL Axiata yang meraih 15,21 Mbps. Tri yang hanya memiliki sinyal 3G mendapatkan angka 1,5 Mbps saja. Indosat Ooredoo yang di beberapa titik menjuarai, di tempat ini paling loyo dengan kecepatan hanya 1,31 Mbps padahal mendapat sinyal 4G LTE.

Meskipun Smartfren unggul dalam download, namun kontras dengan kualitas uploadnya yang hanya 2,46 Mbps. Justru yang paling unggul di sini adalah XL Axiata yang meraih kecepatan 16,44 Mbps kemudian disusul Telkomsel 11,54 Mbps.

Stasiun Bogor

Bogor

Bogor menjadi stasiun terakhir dalam pengujian kami. Stasiun ini mulai dibangun pada tahun 1872 sebagai titik akhir jalur kereta api Batavia-Buitenzorg. Batavia adalah nama sebelum Jakarta, begitupun Buitenzorg yang sekarang berganti nama menjadi Bogor. Karena di bangun di jaman penjajahan Belanda, tak heran jika stasiun ini bergaya Eropa dengan berbagai motif.

Di kawasan ini, Smartfren menunjukkan hasil yang impresif dengan menghasilkan kecepatan download mencapai 32,32 Mbps dan upload 5,02 Mbps. Di posisi kedua, Indosat yang sempat loyo di Stasiun Depok, kembali bugar sesampainya di Bogor dengan meraih posisi kedua dengan raihan 15 Mbps download dan 4,71 Mbps upload. Setelah itu, di posisi ketiga ada XL Axiata dengan kecepatan download 8,18 Mbps dan upload yang justru lebih besar yaitu 13,62 Mbps. Di susul berikutnya adalah Telkomsel dengan angka 7,04 Mbps (download) dan upload 15,50 Mbps (upload). Tri selalu puas di posisi buncit dengan tidak mengcover jaringan 4G LTE. Hasilnya adalah pencapaian download 1,5Mbps dan upload 1,3 Mbps di jaringan 3G.

Tim ArenaLTE.com saat melakukan pengujian di stasiun kereta api.
Tim ArenaLTE.com saat melakukan pengujian di stasiun kereta api.