ArenaLTE.com – Rasa percaya diri Xiaomi terhadap kemajuan bisnisnya di industri telekomunikasi, membawa perusahaan untuk bergerak membuka bisnis lainnya. Perusahaan ponsel asal China ini, dikabarkan akan menjadi operator dengan menggelar layanan barunya Mi Mobile dengan tarif kontrak sekira USD10 per bulan.

Rasa optimis Xiaomi untuk menjadi operator telekomunikasi memang cukup tinggi, namun sayang hal itu tidak sejalan dengan keadaan pasar China. Pasalnya, seperti dilansir dari laman Phonearea, Rabu (23/9/2015), China Mobile memiliki sekira 800 juta pelanggan, China Unicom sekira 300 juta pelanggan, dan China Telecom memiliki sekira 200 juta jika ditotal secara keseluruhan adalah 1,3 miliar orang sudah menjadi pelanggan operator tersebut.

Sedangkan populasi negara tersebut diproyeksikan sekitar 1.37 miliar dan hampir semua dari populasi sudah memiliki perangkat yang terhubung (Connected device). Sehingga, hal ini mencatat bahwa kompetisi Xiaomi menjadi operator sangat tipis, karena perusahaan harus bersaing kuat dengan perusahaan telekomunikasi lainnya yang sudah memiliki banyak pelanggan.

Untuk bergerak di bidang ini, Xiaomi dikabarkan harus menyewa kapasitas jaringan dari operator besar yang sudah ada. Perusahaan akan menjadi operator dengan menjalankan sistem mobile virtual network operator (MVNO) dengan menumpang infrastruktur jaringan operator lainnya.

Dalam pergerakan bisnis barunya, perusahaan mengungkapkan akan menghadirkan jenis layanan pay-as-you-go dengan biaya 0.10 yuan atau sekira 0.02 dolar sebagai tarif per menit untuk setiap kali panggilan, atau untuk SMS dan pemakaian akses data setiap penggunaan per MB.

Untuk pilihan lainnya, perusahaan akan menyediakan tarif akses data lainnya sekira 59 yuan atau sekira USD10 untuk menikmati akses sebesar 3GB per bulan. Namun, setelah melewati batas pemakaian maka pelanggan akan dikenakan tarif sekira 0.10 yuan per MB.

Rencananya, perusahaan akan menghadirkan layanan tersebut mulai akhir September, namun kemungkinan untuk perilisannya baru akan hadir dalam beta publik sekitar bulan Oktober.