ArenaLTE.com – Bukan lagi sebuah rahasia mengenai rencana produsen ponsel asal Finlandia yang akan menjual divisi aplikasi peta Nokia Here secara keseluruhan. Potensi besar akan merebaknya isu tersebut adalah karena bisnis yang dialami perusahaan sedang goyang, sumber informasi menyebutkan bahwa produsen ini membutuhkan dukungan lebih besar untuk pengembangan aplikasi dari pihak luar.

Sebagaimana dilansir dari Phonearena, Senin (3/8/2015), informasi seputar niat Nokia untuk menjual divisi aplikasi peta Here semakin gencar, bahkan disebutkan bahwa bulan Juni lalu telah ada beberapa produsen yang tertarik mengakuisisi. Beberapa diantara perusahaan yang berminat tersebut adalah para produsen trio mobil Jerman, seperti Audi AG, BMW AG, dan Daimler AG.

Tiga produsen mobil tersebut adalah kandidat terkuat yang memang sudah sering diinformasikan tertarik untuk mengakuisisi Nokia Here. Bahkan, ketiga perusahaan diungkapkan akan menggunakan aplikasi di dalam mobil produksinya, sehingga lebih memudahkan pengguna kendaraan dalam mengakomodir perjalanannya dengan mudah.

Sumber informasi juga menyebutkan bahwa ketiga produsen tersebut, tertarik dan telah sepakat dengan nilai akuisisi yang di banderol Nokia sekira USD3,2 miliar atau sekira Rp41,6 triliun. Sebuah nilai yang diperkirakan sebanding, karena Nokia Here diklaim sebagai platform aplikasi pemetaan yanng cukup baik untuk perangkat mobile yang ada saat ini.

Aplikasi pemetaan Nokia Here saat ini telah tersedia untuk beberapa platform mobile, seperti basis Android, iOS, dan Windows Phone yang diklaim akan semakin meningkat di masa mendatang. Selain itu juga, aplikasi diungkapkan telah disandingkan dengan Uber karena telah bekerja sama dengan perusahaan asal China yakni Baidu.

Perusahaan mobil asal Jerman tersebut, diungkapkan kagum dengan Nokia Here yang diklaim akan sangat membantu untuk menavigasi mobil self-driving, mampu mengubah rute saat ada kecelakaan atau kemacetan panjang. Aplikasi juga diklaim dapat membantu pengguna untuk menghindari kejadian fatal di masa mendatang, seperti halnya tabrakan karena ada sistem peringatan dini dalam mobil yang kompatibel dengan aplikasi tersebut untuk memudahkan dan menyelamatkan pengemudi dari kejadian fatal saat berkendara.