ArenaLTE.com – Entah karena alasan bisnis atau alasan lainnya, Samsung baru saja merilis informasi bakal membuka Virtual Reality Studio di New York, AS, di negara ‘kandang’-nya Apple. Studio ini akan secara khusus melakukan pengembangan terhadap konten perangkat VR.

Samsung berencana melakukan pengembangan terhadap konten perangkat Virtual Reality (VR) pada kategori film. Dikutip dari Ubergizmo.com (24/1//2016), pengumuman pembukaan Virtual Reality studio ini dilakukan saat penyelenggaraan Festival Film Internasional Sundance.

Pilihan kategori Samsung berbeda dengan pengembangan yang dilakukan Oculus pada konten permainan atau game dan konten interaktif. Konten perangkat virtual reality tahun ini diprediksi akan melesat sangat jauh. Banyak perusahaan mulai serius melakukan pengembangan, baik pada perangkat maupun konten.

Samsung, sebagaimana halnya perusahaan lain, tengah mengambil langkah untuk memenuhi kebutuhan konten perangkat VR. Pada pengumuman kemarin, raksasa elektronik asal Korea Selatan ini juga menyampaikan kerja sama kemitraan barunya dengan Sundance Institute. Kerja sama itu dilakukan selama satu tahun yang berfokus pada bidang perfilman.

Selain soal hiburan, Samsung Virtual Reality Studio juga telah mengembangkan browser yang mendukung voice recognition yang memungkinkanya untuk menerima input suara. Selain itu, mereka juga dilengkapi dengan keyboard pada layarnya dan Gaze Mode. Mode ini memungkinkan Anda memilih menu menggunakan pandangan mata.

Sebagai informasi, Samsung adalah salah satu perusahaan yang tergolong pertama meluncurkan perangkat virtual (VR Headset) secara komersil kepada konsumen. Produknya adalah Samsung Gear VR yang diluncurkan pada November tahun lalu. Perangkat ini merupakan buah kerjasama dengan Oculus yang dibanderol dengan harga US$ 99 di Amerika Serikat. Samsung Gear VR dirancang kompatibel dengan smartphone andalan Galaxy Note 5, Galaxy S6 edge+, Galaxy S6 dan Galaxy S6 edge