ArenaLTE.com – “Remaja yang menghabiskan waktunya berjam-jam di internet sangat mungkin berisiko mengalami tekanan darah tinggi,” kata seorang peneliti di Rumah Sakit Henry Ford di Detroit. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nursing School, para peneliti menemukan bahwa remaja kecanduan internet yang menghabiskan setidaknya 14 jam seminggu di di depan layar memiliki peningkatan tekanan darah.

Hal ini diyakini sebagai studi perdana yang menunjukkan hubungan antara waktu yang dihabiskan di internet dan tekanan darah tinggi. Temuan ini menambah kumpulan dari risiko dan dampak penggunaan internet secara berlebih (kecanduan internet) bagi kesehatan. Sebelumya aktivitas internet yang berlebihan ini memunculkan gejala kecanduan, kecemasan, obesitas dan isolasi sosial.

Dalam penelitian, remaja dianggap pengguna yang kecanduan internet bila rata-rata memakan waktun akses 25 jam seminggu. “Sangat penting bagi orang-orang muda mengambil istirahat secara teratur dari komputer atau smartphone mereka, dan terlibat dalam beberapa bentuk aktivitas fisik. Saya sarankan kepada orang tua mereka membatasi waktu anak-anak mereka di rumah untuk mengakses internet. Saya pikir dua jam sehari, lima hari dalam seminggu adalah aturan yang baik,” ujar Andrea Cassidy-Bushrow, Ph.D., MPH, peneliti dari Henry Ford’s Department of Public Health Sciences, dikutip dari Cellular-news.com (7/10/2015).

Peneliti menganalisis data yang dikumpulkan dari 335 remaja usia 14-17 tahun yang terdaftar dalam studi. Peserta juga menyelesaikan survei 55-pertanyaan tentang penggunaan internet mereka selama seminggu menjelang ujian fisik. Pertanyaan berkisar dari bagaimana mereka menghabiskan waktu mereka di internet dan jumlah alamat email mereka gunakan sehari-hari. Nah, dari jumlah tersebut, sebanyak 134 remaja yang diteliti sebagai heavy user internet, 26 ternyata memiliki tekanan darah tinggi.

Foto: punjabstarnews.com