ArenaLTE.com – Dalam pembangunan konektivitas jaringan 4G dan penerapannya di Indonesia, diharapkan bisa membantu menumbuhkan para pebisnis lokal serta kehadiran smartphone 4G yang semakin terjangkau di masyarakat. Ada tiga ekosistem 4G LTE yang dibentuk Pemerintah sebagai kunci strategi dalam pembangunan tersebut.

“Kalau teman-teman operator launching-nya mau sebatas layanan 4G, silahkan. Tetapi, Pemerintah concern di ekosistemnya dan bukan hanya pada operator, tetapi juga device dan aplikasinya,” jelas Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika, di sela acara Golden Ring Award, di Jakarta, Senin (16/11/2015).

Menurutnya, pembangunan ekosistem 4G LTE adalah hal yang lebih penting, jadi tidak hanya fokus terhadap satu hal saja. Pembangunan broadband Tanah Air harus sejalan dengan program Pemerintah, sehingga merata disegala lini dan tiga ekosistem yang ditentukan Pemerintah bisa berjalan.

“ekosistem 4G LTE yang tiga harus berjalan, seperti network-nya yang saat ini adalah 4G dan diselenggarakan pembangunan broadband dengan palapa ring untuk mengakomodasi kebutuhan koneksi jaringan di daerah terpencil,” tambah lelaki yang akrab disapa Chief RA.

Baca juga: Pembangunan Palapa Ring untuk 57 Kabupaten Indonesia

Dirinya melanjutkan bahwa harus ada penyelarasan terhadap device, bagaimana harus menghadirkan smartphone 4G dengan harga terjangkau. “Salah satunya adalah dengan penerapan peraturan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) baru, yang saat ini tidak hanya fokus pada hardware saja. Karena global brand melihat itu dan kalau itu saja, bisa jadi kita terus ditekan. Jadi solusinya adalah software maupun pengembangan,” jelas Chief RA.

“Bagaimana mendorong efisiensi, karena nilai tambah lebih tinggi bukan di hardware untuk TKDN saat ini. Karena global brand melihat itu, pasti memilih dari harga yang terendah. Nanti lama-lama kita yang ditekan dan Indonesia akan selalu menjadi blue color saja, ke depannya kita harus jadi white color untuk hal ini,” jelasnya mengungkapkan.
Baca juga: Tanggapan Kominfo Mengenai Rencana Pembangunan Kantor R&D Apple di Indonesia

Terakhir dirinya menyebutkan bahwa pengembangan aplikasi, memberikan kebijakan kepada content provider (CP) dan bagaimana menghadirkan kebijakan kepada para pengembang lokal bisa tumbuh. “Dari sisi aplikasi ada dari content provider. Contohnya bisa e-commerce dan lainnya,” pungkas Rudiantara.