ArenaLTE.com – Pemerintah melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), diungkapkan akan berlakukan sistem baru dalam penertiban pendaftaran kartu perdana SIM prabayar. Aturan terbaru disebutkan akan mewajibkan pendaftaran dilakukan oleh pihak operator, distributor, outlet mapun penjual langsung dan registrasi kartu SIM prabayar bukan lagi dilakukan oleh end user.

Kalamullah Ramli, Dirjen PPI Kemkominfo dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu menerangkan bahwa registrasi kartu SIM prabayar terbaru tidak lagi boleh dilakukan oleh pengguna. Hal ini diungkapkan sebagai penertiban pendaftaran, serta meredam aksi kejahatan dari liarnya registrasi tersebut dan memudahkan penelusuran identitas.

“Setiap penjual kartu perdana prabayar tersebut akan mendapatkan ID oleh Pemerintah, sehingga penjual kartu perdana terakhir akan mudah ditelusuri siapa. Registrasi kartu prabayar wajib dilakukan oleh penjual, sehingga ini ada best practise yang telah dilakukan hampir semua negara,” jelas Kalamullah, dalam keterangannya seperti termuat di video Youtube yang diposting kantor berita Antara, Kamis (15/10/2015).

Dalam keterangan video tersebut diungkapkan, Pemerintah akan menyimpan ID pendaftaran dalam database Kekominfo langsung, baik dari penjual tradisional (pedagang kaki lima) maupun outlet modern. Sehingga, apabila ada penyalahgunaan kartu bisa ditelusuri dengan mudah siapa yang menjualnya langsung, tidak lagi menelusuri dari ID pengguna akhir.
BacaMenilik Untung Rugi Kewajiban Registrasi IMEI Ponsel

Hal ini juga menerangkan bahwa pelanggan atau pengguna akhir bisa mendapatkan lebih dari satu kartu, namun pendaftaran harus dilakukan dengan cara yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pendaftaran diungkapkan juga dilakukan oleh penjual, baik dari level distributor, outlet maupun pedagang kaki lima yang ada.

Pemberlakuan registrasi kartu SIM prabayar terbaru ini, diungkapkan akan mulai dijalankan pada Desember 2015 mendatang. Hal ini juga diberlakukan untuk pengguna kartu SIM paska bayar, hanya pendaftaran tersebut dilakukan langsung dalam gerai yang bersangkutan langsung.

Comments

  1. […] “Penertiban registrasi kartu prabaayar dengan isi data pelanggan oleh penjual memang sudah kesepakatan dari dua tahun lalu, dan memang sudah dibicarakan lama oleh operator. Waktu itu diharapkan adalah kedepannya bukan pelanggan yang mengisi tapi penjual. Hal ini sedikit mempersulit, namun diharapkan tingkat kebenaran data akan lebih tinggi,” jelas Alexander Rusli di sela acara diskusi, di Jakarta, Minggu (18/10/2015). Baca: Begini Aturan Baru Registrasi Kartu SIM Prabayar yang Akan Diterapkan Pemerintah […]