ArenaLTE.com – Indonesia yang sedang menggodok dan menjalankan kebijakan baru mengenai tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) pada produk ponsel 4G LTE. Diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, hal tersebut untuk mendorong terealisasinya harga penjualan smartphone 4G yang bisa mencapai Rp500 ribuan di 2020.

Dalam sesi diskusi Industri Telko di Tengah Turbelensi Mata Uang, di Kementerian Kominfo, di Jakarta, Senin (7/9/2015), Rudiantara menjelaskan,”TKDN nantinya akan terbagi dua, satu untuk infrastruktur dan satu lagi untuk handset. Saat ini, penentuan untuk 30 persen telah ditandatangani. Hanya nanti tinggal penjabarannya saja untuk nilai tersebut,” jelas lelaki yang akrab disapa Chief ini.

Menurut Rudiantara, penjabaran 30 persen kepada pihak industri akan ditentukan dan ditandatangani oleh tiga kementerian terlebih dahulu. “Bentuknya belum dibuat, apakah nanti akan seperti surat edaran atau lainnya, dan akan selesai pada Oktober,” tambahnya menjelaskan.

Kemenkominfo juga menerangakan bahwa penentuan TKDN yang akan ditetapkan nanti, akan berimbas dengan majunya ekosistem 4G terutama turunnya harga ponsel yang sudah mengadopsi teknologi jaringan generasi empat tersebut.

“Fokusnya akan pada non hardware, karena jika design house-nya di sini namun pabriknya di luar sana saja itu sudah value untuk Indonesia. Karena mereka juga akan bayar royalti ke sini. Mestinya jika pabrik tersebut ada di sini itu akan lebih baik, namun kita harus realistis. Saat ini lebih pada global chance, orang tidak peduli lagi di mana pabrik. Mereka akan lebih fokus pada biaya murah produksi produk saat ini,” ujar Rudiantara menjelaskan.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Alex Rusli yang mengatakan, “Smartphone 4G akan sama murah dengan handset 2G nantinya. Karena pada dasarnya semakin mahal suatu handset sebenarnya biaya hardware-nya lebih murah. Seperti halnya Apple, produknya memang didominasi dengan harganya yang mencapai 11 hingga 12 jutaan. Namun sebenarnya harganya hanya sampai beberapa juta saja. Semua itu akan lebih kepada softwarenya saja, di situ yang lebih mahal nantinya,” jelasnya.

Kementerian Kominfo juga menjelaskan bagaimana nantinya smartphone 4G akan bisa mencapai 500 ribuan. Harga yang sama murahnya dengan handset 3G di tiga tahun pertama ponsel tersebut beredar.

“Sekarang ini harga smartphone 4G, untuk produk lokal memang berada di level Rp1,1 jutaan. Namun, implementasi akan TKDN ke depannya, setidaknya dua atau tiga tahun akan membuat harga ponsel tersebut menyentuh harga hanya Rp500 ribuan pada tahun 2020-an nanti,” pungkas Rudiantara.