ArenaLTE.com – Setiap vendor berusaha untuk mengintegrasikan fitur tambahan dalam produk terbarunya. Contohnya seperti Qualcomm, vendor penghasil chip dan prosesor asal Amerika Serikat ini disebut-sebut bakal meluncurkan chip terbaru Snapdragon 830. Yang membuat berita tak lain adalah kabar bahwa Snapdragon 830 bakal dilengkapi fitur built in Quick Charge 4.0.

Teknologi Quick Charge 4.0 didapuk akan membuat proses pengisian daya pada smartphone dengan kecepatan lebih lantaran telah dilengkapi kemapuan mengalirkan daya 28W. Chip disebut akan mendukung konfigurasi 5V/4.7A~5.6A, 9V/4A dan akan membuat pengisian daya smartphone jadi super cepat.

Demam teknologi Quick Charge dan sejenisnya sudah melanda banyak vendor smartphone. Seperti dikutip dari Ubergizmo.com, chip Snapdragon 830 merupakan pengganti Snapdragon 821 yang menurut beberpa sumber akan diluncurkan pada awal tahun 2017.snapdragon-830

Chip baru ini disebutkan mendukung fitur Quick Charge 4.0. Jika mengingat pendahulunya, yakni Snapdragon 820, itu meluncur pada bulan Januari 2016 yang langsung di usung oleh LeEco Le Max Pro. Tentu chipset ini juga diharapkan bakal meluncur pada awal bulan yang sama. Diharapkan muncul bocoran informasi lain mengenai chipset flagship ini, dengan rincian yang lebih detail.

Quick Charge 4.0 memiliki kemampuan untuk mengalirkan daya pada baterai sampai dengan 28 W, bandingkan dengan Quick Charge 3.0 yang “hanya” mampu mengalirkan daya 18 W untuk proses charging.

Quick Charge 4.0 menggunakan mekanisme pendeteksian terkini yang mampu mengidentifikasi besar daya yang paling optimal yang dapat diterima oleh sebuah baterai. Teknologi yang dinamakan INOV (Intelligent Negotiation for Optimum Voltage) ini dapat mengatur kapan baterai di charge dengan kecepatan penuh dan kapan di charge dengan kecepatan lebih lambat untuk mencegah menjadi panasnya baterai.

Pada awalnya, Quick Charge 4.0 ini akan tersedia pada smartphone yang dilengkapi dengan chipset Snapdragon 830 terbaru dari Qualcomm, namun Qualcomm akan mengimplementasikan teknologi yang sama untuk chipset-chipset lainnya.

Bagaimanapun juga, ini masih sebatas bocoran sehingga belum jelas seperti apa fitur yang akan dibawa nanti. Bisa saja ada yang berubah terutama dalam hal kontrol kualitas. Terlebih jika melihat kondisi terkini, di mana charging menjadi penyebab utama Samsung Galaxy Note 7 meledak sehingga Google melakukan sejumlah peraturan ketat.

Google mengeluarkan aturan baru bagi para produsen smartphone Android. Pada aturan baru tersebut, vendor dilarang untuk memodifikasi fitur pengisian daya cepat (quick-charging) pada Android dengan USB Type-C.