ArenaLTE.com – ZTE mengungkap rencana mengenai perangkat flagship Axon Mini dimana smartphone ini segera menyambangi beberapa negara. ZTE Axon Mini menawarkan fitur Force Touch, teknologi yang membuat display bisa membedakan antara tekanan ringan, normal dan berat pada layar.

ZTE Axon Mini dirancang dari komponen aluminium titanium alloy yang dipakai sebagai bahan pesawat terbang Boeing 747. Di sektor depan, smartphone ini mengantongi layar Super AMOLED 5.2 inci dengan resolusi 1080×1920 piksel dengan 2.5D curved glass.

Di bagian dalamnya, perusahaan menyusupkan chipset Snapdragon 616 yang memiliki prosesor octa core ditandem dengan GPU Adreno 405. Suplai RAM 3GB serta memori internal 32GB bakal membuat kinerja ZTE Axon Mini lebih gesit. Buat yang merasa tidak cukup dengan ketersediaan memori, ZTE menambahkan juga slot microSD dengan kapasitas yang bisa diperluas sampai 128GB.

Kamera 13MP di bagian belakang menggunakan Phase Detection Auto Focus, sehingga gambar bisa dijperet hanya dalam hitungan 0.1 detik. Kamera depan sudah didukung kemampuan selfie dan video chat dengan resolusi 8MP. Bagian multimedianya disokong dual mikrofon untuk merekam audio dengan kualitas lebih optimal.

Baterai menjadi sektor penting dalam sebuah smartphone. Nah, ZTE Axon Mini mengimplementasikan sumber daya berkapasitas 2800 mAh untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Hebatnya lagi, smartphone ini menyematkan tiga verifikasi biometrik sekaligus: voice control, fingerprint scanning dan eye-scanning. Smartphone ini juga kabarnya disisipi dengan jaringan 4G LTE.

ZTE Axon Mini akan hadir di Tiongkok melalui mYZTE Store dan ritel online JD.com, termasuk beberapa ritel lain. Setelah peluncuran di negara tersebut, ZTE Axon Mini akan menyambangi Hongkong, Thailand, Singapura, Rusia,Jepang, India, Australia,Perancis, Jerman, Turki, Spanyol dan Italia. Harga ZTE Axon Mini akan bervariasi di tiap negara meski kisarannya ada di angka 362 dolar AS.