ArenaLTE.com – Dahulu ketika masih namanya masih Fren, Smartfren pernah membuat terobosan dengan membundling produk Samsung dengan nomor serta layanan CDMA. Program yang sempat jadi hits di pasaran itu popular dengan istilah kartunya di-inject. Nomor langsung ditanamkan di ponsel tanpa perlu lagi menggunakan SIM Card. Kini, mereka kembali bergandengan tangan meluncurkan produk bundling Samsung Galaxy J2.

Hari Rabu ini (4/11/2015) Smartfren dan Samsung resmi mengumumkan kolaborasi yang hasilnya adalah produk bundling Samsung Galaxy J2 dengan paket layanan data 4G LTE Advanced dari Smartfren. “Kerjasama ini dilakukan untuk memberikan pengalaman digital tak terbatas bagi konsumen Indonesia,” ujar Andre Rompis, Vice President IT & Mobile Business Samsung Electronics Indonesia.

Menurut Roberto Saputra, Direktur Smartfren, kerjasama dengan pabrikan ponsel semacam Samsung, merupakan langkah awal untuk memperluas pasar open market handset (OMH). Smartfren tak lagi hanya fokus menggarap produk sendiri (serial Andromax), tapi juga menggarap pasar OMH lewat paket-paket bundling, seperti yang dilakukan bersama Samsung kali ini. “Samsung adalah pemimpin pasar. Jadi bekerjasama dengan Samsung, akan memberikan nilai lebih bagi pengguna,” ujar Roberto.

Paket bundling Samsung Galaxy J2 ini ditawarkan kepada pengguna dengan harga IDR 1,9 juta. Selain mendapat unit smartphone Galaxy J2, pengguna juga mendapat layanan 4G LTE Advance Smartfren dengan bonus paket data 4,5 GB (1,5 GB kuota data regular dan 3 GB internet malam), yang berlaku selama 7 hari setelah aktivasi.

Dengan isi ulang IDR 100 ribu, pengguna mendapat total kuota sebanyak 19 GB (5 GB regular, 12 GB kuota malam, dan 2 GB kuota bonus). Kuota bonus yang 2 GB juga masih bisa dinikmati setiap melakukan isi ulang sebesar IDR 100 ribu. Bergelimang bonus kuota data, bukan? Sayangnya nomor Smartfren yang digunakan pada paket bundling dengan Samsung J2 ini hanya bisa dipakai buat data saja, tak bisa dipakai bertelepon. Untuk bertelepon, harus menggunakan slot SIM card satunya.
Baca: Pengguna 4G LTE Smartfren Ditargetkan Capai 1,5 Juta Pelanggan Hingga 2016

“Ini kan baru langkah awal. Kami akan lihat dan review dulu perkembangannya. Apabila respon pasar bagus, barulah kami meningkatkan layanan serta fiturnya. Termasuk, mungkin, dengan device yang lebih canggih,” kata Roberto lagi.

Memang, untuk menghadirkan layanan data dan voice sekaligus, pihak pabrikan harus mengkonfigurasi ulang device yang digunakan untuk itu. Artinya, konfigurasi itu akan sepadan bila memang permintaan pasarnya besar. “Jadi, kita lihat saja dulu perkembangannya,” tukas Roberto. Tapi sttt, ada bocoran sedikit. Ketika program bundling Samsung Galaxy J2 ini diluncurkan, Smartfren juga tengah mempersiapkan satu lagi produk gacoan program bundling, yang lebih keren dari ini. Apa itu? Tunggu informasinya hanya di ArenaLTE.com.