ArenaLTE.com – Moto X Force adalah nama lain dari Motorola Droid Turbo 2 yang baru saja resmi diungkap di Amerika Serikat. Bedanya, smartphone anyar yang mengandalkan kemampuan layar ekstrim shattershield ini disebar untuk kawasan Eropa dan Asia. Selain itu, Moto X Force didukung dengan kostumisasi Moto Maker dan dibundel bersama paket hardware mumpuni. Hmm, seperti apa ya kemampuannya.

Yang menjadi kekuatan utama dari smartphone 4G LTE ini adalah penggunaan display yang diproteksi dengan teknologi ShatterShield dari Motorola. Display Shattershield terdiri dari lima lapisan guna mendukung ketahanan layar.

Untuk menambah daya tahan sektor layarnya, Motorola sengaja menggunakan layar AMOLED fleksibel sehingga cukup kuat dan lentur saat tertekuk. Selanjutnya, Motorola membalut bagian bawahnya dengan sasis aluminium nan yang solid. Sehingga lebih tahan banting.

Moto X Force didesain sesuai dengan prinsip yang sesuai dengan jajaran handset Moto sebelumnya. Bagian depan dirancang berbentuk flat, sementara sektor belakang dihiasi dengan lengkungan, serta dibungkus dengan frame berbahan logam. Moto X Force juga benar-benar dibuat secara kustom.

Meski tidak anti air dalam arti sebenarnya, smartphone ini sudah dilapisi nano coating yang tahan terhadap percikan air. Dengan konsep Motor Maker, kamu bisa memilih varsiasi warna, material dan sentuhan akhir. Moto X Force bisa dimiliki dengan pilihan casing belakang yang terbuat dari ballistic nylon atau genuine leather (kulit asli) Aksen warna pun bahkan bisa dikustomisasi sendiri.

Di bagian depan, Moto X Force mengadopsi layar AMOLED seluas 5,4 inci dengan resolusi Quad HD (1440×2560 piksel) yang kerapatan pikselnya 540 ppi. Gambar yang terpancar bening dan jernih.

Moto X Force mengusung spesifikasi yang cukup menjanjikan di sektor dapur pacunya. Smartphone ini membenamkan chipset Snapdragon 810 (MSM8994) yang memiliki clockspeed 2.0 GHz. Seperti diketahui prosesor ini sebenarnya akrab dengan isu overheating, tapi sang vendor tetap percaya diri memakainya.

Untuk menunjang performa dapur pacu tersebut, Motorola menyandingkannya dengan RAM 3GB serta memori internal 32/64 GB. Sebagai pelengkap, Moto X Force disokong dengan slot untuk kartu microSD.

Moto X Force berjalan di atas Android 5.1 Lollipop yang kabarnya juga bakal mendapat update Android Marshmallow. Pengalaman yang diberikan tak jauh berbeda dengan Android standar. Hanya ada sedikit modifikasi di sana-sini khas Motorola. Contohnya, Moto X Force akan didukung always-on voice command. Ada juga aplikasi Moto Assist yang membantu saat kamu tak ingin digannggu, mematikan suara saat kita meeting atau hendak tidur.

Kamera utama smartphone ini mengandalkan resolusi 21MP dengan dual tone LED flash. Oh ya, Moto X Force memakai sensor Sony IMX230 lho. Dibantu quick auto-focus, aperture F/2.0 tapi tak dilengkapi optical image stabilization. Di bagian depan terdapat kamera selfie wide angle 5MP dan LeD flash.

Baterai menjadi sektor yang cukup menjanjikan dalam Moto X Force. Yups, smartphone ini hadir dengan baterai berkapasitas 3760 mAh. Selain besar, pengecasannya pun relatif cepat. Hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk mendapatkan 13 jam ekstra pemakaian. Smartphone ini kompatibel dengan teknologi PMA dan Qi wireless charging.

Soal konektivitas, smartphone canggih ini sudah mendukung jaringan 4G LTE, Wi-Fi, Bluetooth, GPS, NFC. Untuk band 4G LTE yang didukung memang masih belum ada data yang detil. Namun, dari beberapa sumber kemungkinan seri ini akan mengadopsi LTE Cat. 6 dengan kecepatan download 300 Mbps dan upload 50 Mbps.

Jika di Amerika Serikat harga Motorola Droid Turbo 2 aka Moto X Force dibanderol sekitar 624 dolar AS. Sementara di pasar Inggris, seri ini akan masuk November dengan banderol 499 poundsterling untuk versi 32GB. Sementara harga Moto X Force untuk versi 64GB sekitar 534 poundsterling.