ArenaLTE.com – Motorola ingin kembali mencoba peruntungannya di pasar Indonesia setelah sekian lama meredup. Namun tidak bisa lagi seperti dulu karena sekarang mereknya telah dikuasai oleh Lenovo. Melalui Moto E3 Power, Lenovoengumumkan bahwa akan menjadi smartphone 4G pertama dari produsen di Tanah Air yang digadangkan telah lolos sertifikasi TKDN (tingkat kandungan dalam negeri). Moto E3 Power pun dikabarkan sudah mulai tersedia pada Oktober 2016, yang diproduksi di wilayah Serang, Banten.

Memanfaatkan fasilitas produksi Lenovo Indonesia dan kerja sama dengan mitra lokal PT Tridharma Karya (TDK), Moto E3 Power akan hadir dalam beragam kategori produk. Perusahaan meyakinkan bahwa dengan fasilitas produksi yang ada, smartphone basis Android Marshmallow ini akan mampu diproduksi sebanyak 90 ribu unit dalam sebulan.

“Banyak orang di lingkungan industri informasi dan komunikasi yakin bahwa memproduksi produk premium di luar pusat massal seperti China akan menjadi tantangan tersendiri karena membutuhkan mesin yang lebih presisi dan kontrol kualitas serta pengujian yang ketat, perusahaan mencoba untuk mematahkan keyakinan tersebut dengan mulai memproduksi smartphone Moto di Indonesia yang diawali dengan Moto E3 Power dan diikuti dengan seri Moto lainnya,” jelas Adrie R. Suhadi, Country Lead, Mobile Bussiness Group Lenovo Indonesia, di Jakarta.

moto e3 power (1)

Lebih lanjut diterangkan bahwa dengan memproduksi Moto yang dilakukan di dalam negeri, kami menekankan bahwa Indonesia adalah salah satu pasar prioritas kami di dunia dan kami percaya bahwa pabrikasi smartphone Moto di Indonesia akan memberi keuntungan bagi kami dalam jangka panjang,” jelasnya.

Baca:
Secara Bertahap, Lenovo Akan Hapus Merek Motorola Smartphone
Rekomendasi 7 Smartphone Selfie Terbaik Tahun Ini

Adrie menuturkan bahwa selain Moto E3 Power, perusahaan juga akan menghadirkan banyak kategori produk lainnya di berbagai level kelas. Menurutnya, melalui kapasitas produksi Lenovo perusahaan akan juga mencetak produk low-end dalam lini pabrikasi sendiri.”Kapasitas produksi saat ini adalah 1,5 juta unit per tahun, namun bisa meningkat sekitar 2-2,5 juta karena masuknya Motorola,” ungkapnya.

Spesifikasi

Dalam pengumumannya, Moto E3 Power dikabarkan akan dibanderol dengan harga sekitra IDR1 jutaan. Spesifikasi perangkat juga disebutkan akan dipersenjatai dengan prosesor Quad Core, serta memori RAM 2GB dan dukungan konektivitas 4G LTE. Selain itu juga, hadir dengan sistem operasi Android Marshmallow yang kemungkinan bisa di-upgrade.

Pada sisi kamera, Moto E3 Power dipersenjatai dengan sensor kamera utama sebesar 8MP pada bagian belakang dan kamera depan sebesar 5MP. Untuk fitur andalannya, perusahaan mengungkapkan bahwa perangkat ini akan mampu melakukan pengisian baterai dengan cepat hanya dalam waktu 15 menit.