ArenaLTE.com – Di Indonesia namanya masih terasa asing, ya karena Oukitell adalah vendor ponsel asal Cina yang belum memasukkan produknya ke pasar Tanah Air. Tapi seolah ingin membuat gebrakan, Oukitell belum lama ini merilis produk barunya Oukitell K10000, yang tak lain smartphone Android dengan kapasitas baterai ekstra besar 10.000 mAh.

Hadirnya smartphone berkapasitas baterai besar ini seolah menjawab kebutuhan pengguna yang rajin mengaktifkan banyak fitur dan aplikasi. Sumber energi baterai dengan kapasitas 10.000 mAh merupakan baterai besar yang umumnya ada di segmen power bank.

Oukitell K10000Spesifikasi Harga Oukitell K10000

Dikutip dari Ubergizmo.com, Oukitell K10000 berjalan di OS Android 5.1 Lollipop. Dilengkapi layar dengan ukuran 5.5 inchi (1280 x 720 pixels) kualitas HD (high definition) IPS (In Plane Switching), layar dengan frameless desain dapat menghasilkan rasio screen hingga 86 persen.

Untuk urusan dapur pacu, Oukitell K10000 ini disokong prosesor MediaTek MT6753 64 bit quad core 1Ghz dengan GPU (Graphic Processing Unit) Mali T720. Sementara kapasitas RAM (Random Access Memory) 2GB dan tersedia memori internal 16GB. Kapasitas memori masih bisa ditambah dengan slot microSD hingga 32GB.

Oukitell K10000Bicara tentang kamera, Oukitell K10000 hadir dengan lensa utama beresolusi 8 megapixels yang dilenglapi dual LED. Sedangkan kamera depan (front camera) resolusinya 2 megapixels. Seperti mengkuti tren pasar, Smartphone 4G LTE ini dibekali dual SIM GSM-GSM. Kabarnya, phablet ini dirancang dengan frame full steel dengan ketebalan hanya 9 mm dan berat 184 gram.

Soal konektivitas, Smartphone ini sudah berjalan di jaringan 4G LTE (Long Term Evolution), fasilitas lainnya ada WiFi b/g/n, Bluetooth 4.0, dan USB OTG (on the go). Dari kapasitas baterai sebesar itu, waktu charging yang dibutuhkan hingga 100 persen butuh sekitar 3,5 jam.

Oukitell K10000 kini telah masuk masa pre order, harga bandrolnya US$239,99 dan rencananya akan dikapalkan perdana pada 2 Januari 2016. Lewat situsnya, vendor memberi potongan harga hingga 40 persen selama masa pre order.