ArenaLTE.com – Motorola pernah menjadi salah satu raja ponsel dunia pada tahun 2000-an. Salah satu yang paling fenomenal adalah saat Motorola merilis seri Razr V3 yang dikenal sebagai ponsel lipat tertipis di dunia saat itu. Motorola Razr V3 adalah cerita gemilang. Pasalnya dari sisi bisnis telah terjual 130 juta unit pada puncak penjualannya. Nah, kini memang Motorola telah berpindah tangan ke vendor asal Cina, Lenovo. Namanya pun telah berganti tak lagi Motorola, tapi jadi Moto by Lenovo.

Tentu menjadi keinginan besar bagi Lenovo untuk mengulang lagi kisah jaya Motorola di generasi smartphone Moto. Belum lama ini, Lenovo telah merilis teaser video untuk sebuah hajatan untuk 9 Juni mendatang. Di acara pada bulan depan tersebut Lenovo memang akan merilis smartphone anyar yang diberi kode Moto X atau Moto Z. Yang jadi menarik, dalam video teaser diperlihatkan sosok ponsel Razr.

Mungkinkan Lenovo akan membangkitkan Motorola Razr V3 dari kuburnya? Banyak orang yang spektis bila hal ini terjadi, kecil kemungkinan Lenovo merilis sesuatu dalam wujud ponsel (feature phone), tapi jadi masuk akal bila Lenovo mereinkarnasi Razr dalam wujud smartphone Android. Seperti diketahui pasar smartphone Android clamshell bisa dibilang masih sepi, dipasaran baru Samsung yang merilis Galaxy W2016, sosok smartphone lipat Android yang dibangun dari basis Galaxy S6. Smartphone ini sayangnya tak masuk pasar Indonesia, dan ditawarkan Samsung untuk pasar Cina yang doyan desain clamshell.

Sebagai informasi, Motorola Razr V3 dirilis pada tahun 2004. Motorola direvitalisasi dengan ponsel Razr yang kembali pertengahan 2000-an. Motorola kemudian berjalan sebagai Motorola Mobility, sebagai perusahaan yang terpisah pada Januari 2011. Kemudian Google mengakuisisi pada bulan Agustus tahun itu, tapi akhirnya menjual ke Lenovo pada bulan Januari 2014.  Logo “M” bersayap milik Motorola pada smartphone masih dapat dilihat. Tetapi Lenovo juga akan mengenalkan logo berwarna biru Moto by Lenovo.

Nah, benarkah sosok Razr akan direinkarnasi oleh Lenovo? Ada baiknya kita pantau perkembangan pada 9 Juni mendatang.