ArenaLTE.com – Banyak para pembeli Galaxy Note 7 belum benar-benar puas akan sistem recall yang dilakukan Samsung untuk mengganti unit produk yang bermasalah. Namun, Samsung selalu ada akal untuk memuaskan para pecintanya. Ya, salah satu hal yang kini telah dilakukan produsen Korea ini adalah mengganti Galaxy Note 7 dengan seri Galaxy S7 atau Galaxy S7 Edge. Bahkan saat ini, konsumen  diberikan potongan harga yang besar jika ingin meng-upgrade unit bermasalahnya dengan Galaxy S8.

Dalam pengumuman resminya pun, Samsung dikabarkan memberikan kelonggaran bayaran untuk pembeli Galaxy Note 7. Terutama bagi mereka yang melakukan pembelian dengan cara mencicil selama 12 bulan, sehingga mereka hanya cukup membayar setengah atau meneruskan setengah cicilan pembayarannya jika ingin mendapatkan Galaxy S8.

Potongan setengah harga ini bisa dibilang adalah solusi atau memang menjadi kesempatan baik bagi para pecinta produk Samsung. Pasalnya, Galaxy S8 telah digadangkan sebagai produk flagship terbaru produsen yang kemungkinan akan hadir pada Februari atau Maret tahun depan.

Dilansir dari laman Android Authority, Samsung mengungkapkan bahwa program ini adalah hal yang terbaik untuk membuat para pecintanya lebih mudah mendapatkan Galaxy S8 pada tahun depan. Meski pun banyak para analis ini adalah langkah antisipasi Samsung agar para pecintanya tidak melompat ke produsen lainnya karena permasalahan Galaxy Note 7.

Baca :
Duh… Galaxy Note 7 Jadi Bom di Game Grand Theft Auto V
Perbandingan iPhone 7 Plus dan Galaxy Note 7 Sebagai Produk ‘Panas’ Tahun Ini

Namun sayangnya, nasib Galaxy Note 8 tidak bisa diyakini memang akan berjalan baik bahkan untuk perusahaan sendiri, karena produsen dilaporkan hanya akan membawa satu produk flagship-nya di tahun depan. Pun demikian, di negeri asalnya sendiri perusahaan diyakini akan memisahkan produk untuk seri Note atau tidak lagi menggunakannya sama sekali.

Samsung pun berhapa bahwa pengumuman program ini akan membantu dan mengingatkan pengguna, terutama di wilayah Korea Selatan pada akhir November. Pasalnya tawaran itu akan berakhir pada 30 November. Pun demikian banyak para analis dan pengguna lainnya berharap bahwa produsen akan menghadirkan program-program serupa di negara lainnya.