ArenaLTE.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations) melalui Better Than Cash Alliance, sebuah aliansi yang terdiri atas kalangan pemerintah, perusahaan dan lembaga internasional, bertujuan mempercepat peralihan penggunaan uang tunai ke metode pembayaran digital. Mereka bertujuan mengurangi kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan inklusif dengan mewujudkan perekonomian digital.

Belum lama ini, mereka merilis sebuah kajian baru yang mengungkap 10 langkah nyata yang bisa diambil berbagai pemerintah dan perusahaan untuk meninggalkan perekonomian berbasis uang tunai serta beralih ke pembayaran digital.

Kajian baru tersebut muncul setelah McKinsey Global Institute merilis perkiraan bahwa keuangan digital dapat mendorong peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar $3,7 triliun pada 2025. Perekonomian digital ini membuka 95 juta lapangan kerja baru di seluruh bidang usaha serta menghemat $110 miliar per tahun yang timbul akibat kebocoran anggaran di negara-negara berkembang.ekonomi-digital

Dr. Ruth Goodwin-Groen, Managing Director Better Than Cash Alliance mengatakan kajian McKinsey Global Institute tentang sektor keuangan digital bagi semua kalangan tersebut bisa menginspirasi para pemimpin negara berkembang untuk bergerak cepat mewujudkan perekonomian digital dengan metode pembayaran yang tersedia luas.

“Upaya membangun perekonomian digital bisa menuntut kerja keras, namun data baru mengungkap, hal tersebut bisa diwujudkan dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, membantu banyak orang keluar dari kemiskinan atas upayanya sendiri,” ujar Dr. Ruth.

Ada banyak bukti yang mendukung manfaat untuk beralih dari metode pembayaran dengan uang tunai ke digital. Namun, penerapannya kerap menyulitkan banyak pemerintah yang bertindak sendiri. Hal ini terjadi sebab keberhasilan mewujudkan perekonomian dengan metode pembayaran digital yang tersedia luas, membutuhkan pendekatan yang melibatkan kerja sama antara banyak pelaku, baik dari kalangan pemerintah dan swasta.

Baca juga:
*Industri e-commerce Indonesia Bisa Jadi Kekuatan Ekonomi Digital Dunia
*
Jokowi: Peresmian 4G LTE Awal Revolusi Digital untuk Ekonomi Indonesia
*
FinTech, Solusi Baru Layanan Jasa Keuangan Di Era Digital

Kajian Better Than Cash Alliance meneliti 25 negara. Mencakup Indonesia, Malaysia, India, Nigeria, Tanzania, Ghana, Brazil, Meksiko, dan sebagainya. Hal yang mengemuka adalah 10 ‘langkah percepatan’ atau langkah-langkah yang secara rutin membuktikan dampak besar dalam mempercepat terwujudnya perekonomian dengan metode pembayaran digital yang tersedia luas.

Kajian ini juga menunjukkan arti penting dari peralihan ke metode pembayaran digital yang kian mengemuka. Data yang dihimpun dalam kajian ini membuktikan berbagai manfaat yang diusung metode pembayaran digital.

Telaah dari bukti ini telah mengarah pada identifikasi 10 langkah mengenai cara negara-negara lain dalam mempercepat inisiatif penghematan uang, meningkatkan penerimaan pajak serta mendorong berbagai peluang bagi penduduknya untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.

Ke- 10 langkah percepatan perekonomian digital itu adalah:

  1. Mempromosikan infrastruktur penggunaan pembayaran digital di berbagai toko, baik yang berskala mikro, kecil dan medium agar memperluas tingkat penggunaan oleh konsumen dan pihak pembelanja bertaraf besar lain.
  2. Memanfaatkan jaringan atau sarana yang ada untuk menghadirkan produk dan layanan pembayaran digital agar memperluas jasa pembayaran digital lebih cepat dan bertujuan menurunkan biaya.
  3. Membangun infrastruktur digital milik bersama untuk para pelaku usaha agar mengurangi hambatan memulai usaha dan mempromosikan inovasi, baik bagi kalangan pemerintah dan swasta.
  4. Membangun interoperability demi mengurangi hambatan yang membatasi transaksi digital menjadi sarana pembayaran tunggal untuk meningkatkan penggunaan dan penerimaan metode pembayaran digital.
  5. Mengembangkan program identifikasi khusus bagi kedua pelaku usaha dari kalangan pemerintah dan swasta untuk memverifikasi identitas sehingga dapat meningkatkan penyertaan keuangan (financial inclusion). Kerangka kerja perlindungan konsumen juga penting guna menjamin tingkat kerahasiaan, keamanan dan pengendalian data yang cukup.
  6. Digitalisasi kasus penggunaan rutin yang sering digunakan banyak oranguntuk transaksi bisa meningkatkan kenyamanan menggunakan metode pembayaran digital serta volume transaksi digital.
  7. Digitalisasi mekanisme pembayaran yang dilakukan pemerintah agar mempercepat ekosisitem pembayaran digital dengan menghemat biaya transaksi serta akses masyarakat terhadap metode pembayaran tersebut.
  8. Digitalisasi tanda terima pembayaran dari pemerintah untuk mempromosikan kenyamanan menggunakan pembayaran digital oleh konsumen individual dan kalangan usaha, serta pada akhirnya bisa mengurangi kebocoran anggaran dan meningkatkan pendapatan. Kerja sama dengan pelaku swasta menjadi kunci utama.
  9. Membuat peraturan yang mempromosikan inovasi dan berbagai praktik bertanggung jawab, lewat pemahaman akan jurang pemisah dan hambatan yang timbul dari peraturan yang telah ada, serta menjangkau seluruh pemangku kepentingan.
  10. Menerapkan kebijakan yang memberikan insentif dan meningkatkan kenyamanan penggunaan metode pembayaran digital demi mempercepat dan akses yang lebih luas serta penerapan metode pembayaran digital.

Pemahaman atas sejumlah langkah percepatan tersebut bisa membantu pemerintah dalam mengembangkan beberapa pendekatan yang secara khusus dirancang demi menerapkan pengetahuan dengan cara terbaik di tiap-tiap negara. Kajian ini disertai dengan perangkat yang secara khusus membantu pembuat kebijakan dan sejumlah pemangku kepentingan yang utama dalam mengembangkan program itu.