Ello sempat digadang-gadang sebagai aplikasi social media pertama di dunia yang tidak beriklan. Jejaring sosial ini pertama kali diluncurkan pada bulan September tahun lalu sebagai situs khusus pengguna yang mendapat invite seperti masa awal G+.

Platform ini dengan cepat berubah menjadi surga bagi mereka yang lelah melihat iklan di laman Facebook mereka. Dengan 38.000 pendaftaran dalam satu jam di puncak popularitasnya, Ello mampu mendapatkan pendanaan awal sebesar $ 11 juta. Namun, saat ini ketertarikan akan Ello mulai berkurang dan aplikasi mobile merupakan jalan untuk merebut kembali perhatian publik. Akhirnya Ello dirilis sebagai aplikasi khusus untuk iOS pada 18 Juni lalu.

“Apa yang telah kami lakukan sejak saat itu adalah menunggu sebuah komunitas terbentuk – sekarang kami memiliki jutaan orang di Ello,” ujar Paul Budnitz, pendiri Ello, kepada Business Insider. “Jadi kita sudah membangun itu secara alami sementara kita menciptakan fitur baru dan membangun Ello secara sempurna.”

Aplikasi di iPhone memberi format yang sama sebagaimana situsnya, yakni ada dua feed berita yang berbeda (Friends dan Noise), dan fokus pada foto, GIF, dan paragraf teks. Aplikasi mobile Ello akan tetap bebas iklan dan mencakup fitur impor dari address book Anda.

Dua feed berita, Friends dan Noise, adalah langkah Ello untuk menciptakan pengalaman browsing yang menyenangkan. Orang-orang di Ello tidak dapat melihat jika Anda memilih untuk menambahkan mereka ke Friend atau noise. Idenya adalah untuk menempatkan orang-orang terdekat Anda dalam Friends, di mana Anda akan melihat timeline posting kronologis. Namun, pertanyaan besarnya adalah apa Ello bisa bisa bersaing melawan Facebook atau minimal G+? kita lihat saja perkembangannya.