ArenaLTE.com – Simpati yang diberikan orang di seluruh dunia terhadap remaja 14 tahun pengembang jam digital, Ahmed Mohammed, kini semakin besar. Bahkan, perusahaan besar basis internet seperti Facebook, turut memberikan penghormatan tersebut. Pemuda yang diduga perakit bom tersebut, kini diundang CEO perusahan besar untuk bertandang ke kantornya langsung.

Ahmed Mohammed

Perhatian besar yang datang langsung dari pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, sebenarnya adalah undangan yang datang kedua kalinya setelah presiden Barack Obama yang telah terlebih dahulu mengundang Ahmed Mohammed ke gedung putih. Bahkan, pendiri situs jejaring sosial tersebut memberikan komentar simpatinya langsung di halaman profilnya.

“Anda mungkin pernah mengetahui cerita tentang Ahmed, siswa yang berusia 14 tahun di Texas yang membangun sebuah jam, dan ditangkap karena ia membawanya ke sekolah. Memiliki keterampilan dan ambisi untuk membangun sesuatu yang keren, seharusnya mengarah pada penghargaan, tidak ditangkap. Masa depan adalah milik orang-orang seperti Ahmed,” tulis status Mark Zuckerberg dalam halaman profil Facebook miliknya, Kamis (17/9/2015).

Dirinya juga melanjutkan bahwa miliki keinginan besar untuk mengundang Ahmed untuk datang ke kantornya, dan bertemu dengannya langsung.”Ahmed, jika Anda ingin datang ke facebook, saya ingin bertemu dengan Anda, untuk terus membangun,” lanjut Ahmed dalam status terbarunya.

Seperti diketahui sebelumnya, Ahmed Mohammed adalah siswa 14 tahun yang bersekolah di SMA MacArthur di Irving, Texas. Pemuda ini telah berhasil mengembangkan jam digital terbaru dari suku cadang dan sebuah pensil bekas miliknya, untuk ditunjukkan langsung kepada guru teknologinya.

Namun naas, guru sekolah tersebut justru menelfon petugas dan memberitahu kepala sekolah bahwa ada seorang Murid yang telah merakit Bom. Pasalnya, dalam pelajaran yang berlangsung jam kembangan Ahmed berbunyi di kelas, yang kemungkinan dikira oleh Guru adalah sebagai tanda bunyi aneh dan saat diperiksa terlihat seperti sebuah mesin rakitan bom.

Kejadian penangkapan Ahmed pun ramai di media sosial, terutama jejaring sosial Twitter. Beberapa sumber informasi menyebutkan, tanda pagar #istandwithahmed telah dipakai sebanyak 50 ribu kali. Bahkan, perhatian tersebut juga mengundang Barack Obama untuk mengundang langsung Ahed datang ke gedung putih untuk bertemu dengannya langsung.