ArenaLTE.com – Komunitas Game Developer Jogja atau yang sering disebut GameLan tahun ini kembali menggelar Indie Game Festival (IN.GAME) 2016. Festival yang merayakan game sebagai media berekspresi ini akan diselenggarakan selama 5 hari berturut-turut dari tanggal 20 April 2016 hingga 24 April 2016 di Yogyakarta.

Indie Game Festival merupakan salah satu upaya dari komunitas game developer Indonesia untuk memasyarakatkan game development serta mensosialisasikan keberadaan pada game developer indie Indonesia beserta karya-karyanya. Menurut UB, salah satu panitia IN.GAME 2016, game merupakan salah satu media ekpresi yang mampu memberikan ruang interaksi yang lebih antara kreator dan penikmatnya. Pesan yang disampaikan tidah hanya didengar dan dilihat namun juga mengajak penikmat karya ini untuk berinteraksi didalamnya. “Banyak potensi yang bisa digali dari media yang kita sebut game ini. Nilai ekonominya pun bisa dibilang sangat menarik. Di negara maju, Game merupakan salah satu penyumbang pemasukan terbesar di sektor industri kreatif,” ujar UB.

Ia mengungkapkan tahun ini pihaknya mencoba meningkatkan kualitas dan kuantitas acara Indie Game Festival. Di antaranya dengan menambahkan Workshop Day dan menambah slot peserta Expo menjadi dua kali lipat. Lokasi acarapun berbeda dengan tahun lalu dimana tahun ini IN.GAME Festival akan disebar di 3 lokasi berbeda.

Suasana IN.GAME 2015
Suasana IN.GAME 2015

Beberapa acara yang akan diselenggarakan dalam Indie Game Festival adalah Workshop Day, Game Jam, Expo, IN.GAME Talk, dan IN.GAME Award. Workshop Day akan membuka rangkaian IN.GAME Festival pada 20 April 2016, setidaknya 3 workshop yang berkaitan dengan dengan game development telah dipersiapkan oleh panitia berlokasi di STMM MMTC Yogyakarta. Workshop 3D modeling, workshop membuat game tanpa koding dan workshop IoT akan dibawakan oleh para praktisi industri game Indonesia.

Hari kedua hingga keempat akan diselenggarakan Game Jam di Jogja Digital Valley. Game Jam adalah kegiatan kolaborasi membuat game bersama-sama selama 48 jam atau 2 hari. Game Jam terbuka untuk umum tidak dibatasi oleh persyaratan akademis maupun keterampilan. “Game Jam adalah upaya kami untuk memasyarakatkan game development. Siapa saja bisa ikut berkolaborasi membuat game dalam 48 Jam,” kata Gathot Fajar, game developer asal Yogyakarta yang juga aktivis Komunitas Game Developer Jogja

Penghujung rangkaian IN.GAME Festival adalah expo yang diselenggarakan di Kampus 3 Universitas Atmajaya Yogyakarta pada 24 April 2016. Expo ini akan memamerkan game-game karya game developer indie Indonesia, tidak hanya game digital namun game non digital pun memiliki kesempatan untuk berpameran. Panitia menyediakan setidaknya 50 slot peserta pameran.

Tidak hanya pameran, ditengah-tengah acara juga akan diadakan talkshow bersama para game developer yang hadir untuk mengupas seluk-beluk industri dan proses pembuatan game. Expo akan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada game yang terpilih dalam IN.GAME Awards. Ada 7 kategori IN.GAME Awards yang bisa diperebutkan oleh seluruh peserta Expo, yaitu Best Game Art, Best Game Audio, Best Game Narrative, Best Game Play, Most Innovative Game, Audience Choice Award dan sebuah penghargaan baru yaitu Best Boardgame yang akan diberikan kepada game non digital terbaik. Semua informasi IN.GAME festival seperti jadwal dan pendaftaran bisa diakses melalui webnya dengan alamat www.ingamefest.com.