ArenaLTE.com – PT XL Axiata TBK (XL) memperkuat jaringan di sebagian besar wilayah Sulawesi. Langkah ini sebagai jawaban atas terus meningkatnya kebutuhan pelanggan dan masyarakat atas layanan Data. Upaya yang dilakukan diantaranya adalah melakukan pembangunan infrastruktur jaringan fiber optik, pembangunan jaringan 4G LTE dan pemanfaatan spektrum frekuensi 900 MHz untuk layanan 3G.

Direktur/Chief Service Management Officer XL, Yessie D. Yosetya, mengatakan Sulawesi adalah daerah yang memiliki potensi besar untuk pasar layanan telekomunikasi dan Data ke depan. Kota-kota di sana terlihat semakin menggeliat, seiring dengan pembangunan berbagai sarana infrastruktur.

“Karena itulah kami optimis, secara bisnis wilayah ini cukup menjanjikan dan kami pun tak ragu untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur jaringan di sana, sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan pasar yang ada. Tentu saja, di luar hitungan  bisnis, kami ingin jaringan XL juga mampu mendukung percepatan pembangunan ekonomi di seluruh provinsi yang ada di sini,” ujar Yessie.

Rumah adat khas Sulawesi (Foto: nationalgeographic.com)
Rumah adat khas Sulawesi (Foto: nationalgeographic.com)

Jaringan XL di Sulawesi telah menjangkau 58 kabupaten yang tersebar di  4 provinsi. Saat ini jumlah total BTS yang ada di seluruh pulau ini mencapai lebih dari 1.850 unit, dengan 40% di antaranya merupakan BTS 3G & 4G. Jaringan backbone fiber optic (FO) sepanjang total 4.150 km telah menopang layanan untuk sekitar 1,2 juta  pelanggan.

Sekitar 23% pelanggan di pulau itu merupakan pelanggan layanan Data, yang menuntut jaringan yang berkualitas. Sejumlah area baru yang tahun ini mulai mendapatkan layanan internet cepat 3G antara lain Kab Enrekang, Muna, Buton, Kolaka Utara, Parigi Moutong, Tojo Una-Una, dan Bolaang Mongondow

Tahun ini, pembangunan jaringan FO terus berlanjut, yang akan memperkuat kualitas jaringan yang sudah ada, serta memperluas wilayah layanan XL. Sejumlah proyek pembangunan FO yang sedang berlangsung saat ini antara lain adalah jaringan FO di Makassar  sepanjang sekitar 80 km di Manado sepanjang lebih dari 220 km dan di Bulo2 Sengkang – Sulawesi Selatan sepanjang 70 km.

Pelanggan XL di Sulawesi juga meningkat dari tahun ke tahun.Hingga saat ini total jumlah pelanggan mencapai sekitar 1,2 juta pelanggan, dimana mayoritas pelanggan berada di propinsi Sulawesi Selatan, disusul Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah. Sementara itu, secara lalu lintas Data, terjadi pertumbuhan yang juga signifikan. Setiap tahun trafik penggunaan layanan Data meningkat 100% dibandingkan tahun sebelumnya.

Yessie menambahkan, Manado menjadi kota pertama di Sulawesi yang telah mendapatkan layanan 4G LTE dari XL. Ibu Kota Sulawesi Utara tersebut memiliki total jumlah pelanggan sebanyak 85 ribu, sekitar 23% di antaranya merupakan pelanggan 4G. Jumlah pelanggan 4G di Kota Manado terus meningkat sejak layanan 4G resmi tersedia di Manado.

Sebagai gambaran, terhitung sejak Desember 2015 – Agustus 2016 terjadi kenaikan hingga 870%. Saat ini, khusus di kota ini saja, trafik Data per hari rata-rata lebih dari 2 Terabyte. Tingginya akses Data pada pelanggan di Manado ini pula yang antara lain mendasari implementasi layanan 4G di Manado oleh XL. Selain Manado, kota berikutnya di Sulawesi yang akan mendapatkan layanan 4G LTE adalah kota Makassar pada bulan Nopember 2016.

Layanan internet cepat di kota tersebut didukung oleh 36  BTS 4G, yang tersebar di sejumlah kawasan bisnis, pusat perbelanjaan, perkantoran, pusat pendidikan, serta bandar udara. Area-area lain yang terlayani 4G tersebut antara lain Perkamil, Singkil, Pasar 45, Wanea, Batukota, Malalayang, Winangon, Citraland, Mapanget, Paniki, Pal 4, dan Tuminting. XL akan terus meningkatkan kualitas jaringan dan juga wilayah jangkauan layanan internet cepat ini secara bertahap, disesuaikan dengan permintaan pelanggan.