ArenaLTE.com – Sistem Data Center modular adalah salah satu metode alternatif untuk pembangunan pusat data yang dikembangkan oleh PT XL Axiata pada 2013 lalu. Sebagai media infrastruktur yang memiliki nilai efisiensi, perusahaan kini menggelar program bedah infrastruktur Modular Data Center ini seperti layaknya bedah buku oleh pakar IT.

Acara yang dikemas dalam bentuk forum diskusi bersama para pakar, pengamat, dan peneliti ala bedah buku tersebut diharapkan dapat memberikian kontribusi bagaimana para pemangku kepentingan dapat terus mendukung program pemerintah dalam membangun Rencana Pita Lebar Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Indonesia Broadband Plan(IBP).

Dalam IBP ini, Balikpapan merupakan salah satu tempat dibangunnya Kota Cerdas di Indonesia. Disamping itu, acara ini merupakan acara dimana tim XL Cloud & Data Center menjabarkan prestasi dan pencapaian di kuartal ini.  Salah satunya adalah perolehan sertifikasi internasional ISO/IEC 9001 yang melengkapi sertifikasi internasional yang telah ada selama ini.

”Disamping menunjang program pemerintah tentang Rencana Pita Lebar Indonesia, XL dengan beroperasinya Data Center Balikpapan ini ingin menegaskan dukungan terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE), khususnya dalam lingkup pengembangan Pusat Data (Data Center) di Indonesia,” jelas Vice President XL Digital Services, Raffael Jeffry A Sani dalam keterangan resminya.

Dirinya juga menyatakan bahwa XL mendukung PP ini sejak awal diumumkan, karena selaras dengan komitmen untuk turut serta Memajukan Indonesia, XL juga berkomitmen untuk dapat menyediakan layanan Data Center yang andal dan terpercaya yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.

XLDataCntr

Jeffry menambahkan, XL Data Center Balikpapan – Gunung Rambutan merupakan Data Center pertama di Indonesia dengan konsep modular. Disamping Balikpapan, XL memiliki 3 Data Center lainnya yang berlokasi di Surabaya – Kali Rungkut, Pekanbaru – Arengka, dan Jakarta-Bintaro. Ke-4 Data Center XL ini merupakan data center netral dan menyiapkan layanan cloud, collocation, dan Disaster Recovery Center (DRC).

Kinerja dan standarisasi yang dihasilkan oleh tim Cloud & Data Center XL juga telah diakui dunia. Tim ini dan fasilitas infrastruktur yang mereka bangun dan kelola saat ini telah memperoleh sertifikasi internasional ISO/IEC 9001, ISO/IEC 20000-1, ISO/IEC 27001, dan Uptime Tier III Design. Infrastruktur yang ada juga merupakan backbone bagi solusi-solusi XL Digital Services yang terus tumbuh dan berkembang seperti layanan Internet of Thing (IoT) dan juga program Desa Cerdas XL atau dikenal dengan nama XL Xmart Village.

Hingga akhir kuartal 1 tahun 2016, jumlah pelanggan Cloud dan Data Center XL mencapai 280 pelanggan, dimana hampir 30% merupakan perusahaan berskala besar dan selebihnya didominasi oleh perusahaan kecil dan menengah termasuk juga institusi dan yayasan.

Data Center Modular Balikpapan

Melalui system modular ini, penempatan dan pembangunan infrastruktur data center bisa di mana saja dan disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan. Sebagai contoh, area kapasitas bangunan pusat data (Data Center) normal biasanya adalah 10.000 meter persegi. Dengan menggunakan konsep modular maka area kapasitas bangunan dapat lebih di-efisienkan dengan mempertimbangkan pasar dan luas perangkat servers yang ada saat ini.

Untuk awal dan mengingat perangkat IT yang semakin kecil, mungkin hanya diperlukan pusat data seluas 200 hingga 300 meter persegi. Walaupun kecil, data center modular memiliki kemampuan untuk bisa scale up, karena sifatnya yang fleksibel. Komponen yang dipergunakan merupakan komponen standar dan per modul, seperti daya listrik, pendingin dan koneksi. Adanya perangkat modular ini memungkinkan data center yang dibangun dapat lebih mudah dan lebih murahpembangunan dan pengoperasiannya. Apabila kebutuhan dari pelanggan meningkat, maka bisa dilakukan scale up dengan mudah. Tinggal menambahkan modularnya saja.

Walaupun modular, pembangunan Data Center ini tetap dilengkapi dengan fasilitas pendukung sesuai dengan standar internasional seperti CCTV, 24/7 monitoring security, akses pribadi menggunakan, serta redundant power. Bahkan, XL juga dapat melakukan pengoperasian melalui Kantor Operasi Surabaya dengan fasilitas remote monitoring yang ada. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan kinerja operasional Data Center nantinya. Sehingga, fasilitas Data Center ini juga dapat dipergunakan sebagai solusi Disaster Recovery Center (DRC) bagi perusahaan yang ingin melakukan back-up data yang mereka miliki.