ArenaLTE.com – Apakah sebenarnya yang dicari seseorang dalam profesi dan pekerjaan yang dilakukannya? Terlalu sibuk bekerja sebenarnya tidak baik untuk kehidupan pribadi, begitu juga sebaliknya. Yang ideal adalah terciptanya keseimbangan yang baik antara kehidupan pribadi dengan pekerjaan atau sering disebut sebagai Work-Life Balance.

Sebuah platform komunitas online untuk berbagi informasi seputar dunia kerja dan perusahaan yang bernama Jobplanet melakukan riset untuk mencari tahu seperti apa tingkat work-life balance atau keseimbangan antara hidup dan pekerjaan para pekerja TI di Indonesia.

Dalam riset tersebut, Jobplanet menganalisis informasi dari 6.900 responden karyawan TI dari seluruh Indonesia, yang terkumpul melalui Jobplanet.com sejak Agustus 2015 – Juli 2016. Mereka tersebar dan berasal dari sepuluh jenis industri yang berbeda.

Dari analisisnya, Jobplanet menemukan bahwa rata-rata tingkat kepuasan karyawan TI di Indonesia terhadap work-life balance mereka adalah sebesar 3,22 dari angka tertinggi 5,0 yang mewakili penilaian “sangat puas”.

teknologi 4T4R 4G LTEMeski tingkat kepuasan para pekerja TI terhadap work-life balance mereka tidak bisa dikatakan tinggi, namun berdasarkan analisis Jobplanet, ada beberapa profesi yang memiliki tingkat work-life balance di atas rata-rata.

Meski tingkat kepuasan para pekerja TI terhadap work-life balance mereka tidak bisa dikatakan tinggi, namun berdasarkan analisis Jobplanet, ada beberapa profesi yang memiliki tingkat work-life balance di atas rata-rata. Beberapa profesi tersebut adalah sebagai berikut:

Pekerjaan Tingkat work-life balance
UI/UX Developer 3,61
Video Engineer 3,47
Software Architect 3,40
Enterprise Resources Planning (ERP) Consultant 3,39
Game Developer 3,37
IT Planner 3,30
Computer Engineer 3,30
Application Developer 3,28
Information System Engineer 3,28
IT Quality Assurance 3,27
Web Developer 3,26
IT Network/Security 3,23

Jobplanet juga menemukan beberapa profesi TI dengan tingkat kepuasan terhadap work life balance di bawah rata-rata. Beberapa profesi tersebut di antaranya, Project Manager, Data Analyst, dan IT Designer. Ketiganya memiliki tingkat work life balance sebesar 3,20.

“Profesi-profesi di bidang TI berhubungan dengan teknologi, peranti lunak (software), perangkat keras (hardware), operasional sistem informasi, serta infrastruktur dan jaringan. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan oleh para pekerja TI, mulai dari maintenance atau pemeliharaan sistem, pengembangan produk, hingga troubleshooting. Jadi, bisa dikatakan bahwa pekerja TI adalah pekerja yang sibuk dan dituntut untuk selalu siaga,” ungkap Kemas Antonius, Chief Product Officer Jobplanet di Indonesia.