ArenaLTE.com – Vuclip, perusahaan di balik layanan video-on-demand Viu melaporkan pencapaiannya bahwa aplikasi tersebut berhasil ditonton lebih dari 25,000 jam di Indonesia. Perusahaan mengklaim bahwa masing-masing pengguna menghabiskan puluhan jam menikati layanan per bulannya. Momentum ini diungkapkan karena adanya konten Asia terbaik yang tercatat cukup populer di kalangan Viuers (panggilan untuk pengguna Viu) di Indonesia.

Dalam kategori aplikasi hiburan, Viu menanjak dengan cepat ke peringkat kedua dalam kategori aplikasi hiburan gratis di Google Play Store di Indonesia. Bahkan sudah menjadi salah satu dari lima aplikasi yang paling dicari di Play Store.

Arun Prakash, President dan COO, VuClip, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menghibur jutaan masyarakat Indonesia melalui konten Asia terbaik dengan menghadirkan pengalaman pengguna berkualitas tinggi. “Kami sangat senang melihat sambutan terhadap Viu yang sangat positif di Indonesia dalam 30 hari pertama setelah diluncurkan dan hal ini memberi kami inspirasi untuk terus berusaha keras untuk membawa layanan berkualitas tinggi kepada mereka,” ujarnya.

Sebagai informasi, Viu dibangun di atas teknologi Dynamic Adaptive Transcoding technology yang dipatenkan oleh Vuclip. Teknologi ini memanfaatkan pengalaman delapan tahun Vuclip dalam menyediakan pengalaman hiburan streaming video on demand untuk pasar negara berkembang. Pengalaman ini telah memperkaya wawasan konsumen, kepemimpinan teknologi, serta pendekatan terbaik untuk editorial dan kurasi konten agar mudah ditemukan dan dinikmati.Viu

Pada bulan Mei, Viu diluncurkan di Indonesia sebagai layanan freemium, agar konsumen memiliki akses terhadap konten secara gratis selama berjam-jam. Konsumen juga dapat berlangganan ke layanan premium, yang meliputi layanan bebas iklan, serta akses terhadap konten premium tambahan senilai IDR 30,000 setelah masa percobaan 30-hari yang diberikan secara gratis. Hal ini senilai Rp 1,000 per hari untuk mendapatkan layanan terbaik dan tersegar se-Asia.

Viu diklaim telah mendapat sambutan cukup baik di sembilan kota trendsetter utama di Indonesia, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Medan, Manado, Makassar.