ArenaLTE.com – Layanan berbagi video di Snapchat kini makin berkibar. Sebagai buktinya, belum lama ini mereka telah mengumumkan jumlah view video di Snapchat mencapai 8 miliar tiap harinya. Ini jelas memperlihatkan bahwa platform jejaring sosial yang awalnya tidak berfokus ke video sharing, kini sukses mengadopsi fitur tersebut. Angka tersebut sama dengan yang diraih Facebook pada tahun lalu.

Dikutip dari Bloomberg, CEO Snapchat Evan Spiegel mengatakan hal tersebut dikarenakan pilihan konten video di Snapchat yang begitu unik dan anti-mainstream. Ia menjelaskan, ragam konten video di layanan miliknya jelas berbeda dengan Facebook dan YouTube. “YouTube lebih berfokus ke konten video original dan musik, Facebook pun demikian. Semua punya segmennya masing-masing. Snapchat berada di antaranya, konten kami jelas berbeda bagi pengguna karena lebih mengincar momentum dan keunikan,” kata Spiegel.

Sebelumnya, pada November 2015 Snapchat telah menggandeng lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan. Dikatakan bahwa pada Mei 2015 lalu, penayangan harian video di Snapchat mencapai 3 miliar, hingga kemudian pada September 2015 meningkat ke angka 4 miliar, dan pada November 2015 telah menyentuh angka 6 miliar.

Snapchat adalah aplikasi yang menyenangkan untuk berbagi momen dalam rupa video dan foto. Pengguna juga dapat membuat video/foto menjadi lebih ramai dengan menambahkan teks atau coretan pensil. Video atau foto tersebut dinamai Snap yang kemudian dapat dikirimkan ke teman yang ada di dalam kontak. Berikutnya penerima dapat melihat video atau foto tersebut dengan durasi yang ditentukan oleh pengirim. Setelah itu video akan hilang.

Snapchat

Sejarahnya, Snapchat diciptakan oleh tiga orang mahasiswa Stanford University, yaitu Evan Spiegel, Bobby Murphy, dan Reggie Brown. Mulanya ini adalah proyek kelas Spiegel dan Brown dengan nama Picabbo. Keduanya kemudian menggandeng Murphy untuk merealisasikannya ke dalam aplikasi. Pada bulan Juli 2011, Picabbo resmi memulai debut namun kemudian diubah menjadi Snapchat dan mendarat di Android pada 29 November 2012.