ArenaLTE.com – Ibarat mengikuti pemilik awalnya Nokia, merek ponsel mewah Vertu yang namanya kondang seantero jagad, juga mengalami kinerja yang kurang memuaskan dari sisi keuangan. Meski harus diakui inovasi produk yang dihasilkan terus berjalan, seperti dirisnya seri Aster T, smartphone Android 4G termewah dengan harga Rp125 juta.

Nah, kabar terakhir sebagaimana dikutip dari Androidcentral.com, Vertu yang sebelumnya dimiliki grup EQT VI kini telah berpindah kepemilikan ke Goding Holding, perusahaan bisnis yang berbasis di Hong kong.

Selama ini Vertu diproduksi secara handmade di fasilitas produksinya di Inggris yang mempekerjakan 450 karyawan. CEO Vertu Massimiliano Pogliani dikabarkan akan mundur tiga tahun setelah kesepakatan penjualan.

Dari sejarahnya, Vertu didirikan oleh manufaktur Nokia pada tahun 1998. Perusahaan tersebut kemudian diresmikan di Inggris pada tahun 2000 dan ponsel pertama mereka yaitu Vertu Signature diluncurkan di Paris pada tahun 2002. Pada tahun 2010 mereka juga meluncurkan seri terbaru yaitu Constellation Quest.

Untuk dapat tetap berhubungan dengan pasar khusus mereka, ponsel-ponsel Vertu dilengkapi tombol ‘concierge‘ yang akan memberikan layanan bantuan lifestyle secara global dan akan membantu memberikan prioritas pemesanan, rekomendasi serta layanan-layanan eksklusif lainnya.

Namun karana kocek Nokia terus merugi, pada tahun 2012 Vertu dijual ke kelompok ekuitas swasta EQT VI dengan nilai yang diperkirakan mencapai 200 – 300 juta euro. Hingga tahun 2013, Vertu telah memiliki basis 350 ribu pelanggan di seluruh dunia. Pemasaran ponsel ini mencakup 500 ritel di seluruh dunia, dimana 70 diantaranya dimiliki oleh Vertu langsung.