ArenaLTE.com – Pokemon Go sepertinya menjadi fajar baru bagi Nintendo dalam menguatkan bisnis perusahaan. Melihat besarnya antusias para pengguna smartphone untuk memainkan game ini, dipercaya akan membawa banyak pendapatan perusahaan. Nintendo diprediksi akan banjir investor baru yang berminat untuk investasikah dananya dalam pengembangan aplikasi.

Dalam peluncuran perdananya yang dilakukan di tiga lokasi, seperti di Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat  menjadi salah satu bukti nyata tersebut. Game terbaru ini telah meroket drastis, bahkan tercatat dalam toko aplikasi Apps Store di Amerika serikat menjadi aplikasi terfavorit gratis pertama yang di-download oleh banyak pengguna.

Nintendo telah tercatat mampu mengubah 90 derajat bisnis perusahaan menjadi lebih baik. Dalam catatan pasar saham Jepang, perusahaan konsol dan pengembang game ini berhasil meningkatkan saham mencapai 20%. Waktu yang didapat pun cukup singkat karena saham melonjak tidak jauh dari waktu rilis game terbaru Pokemon Go ini.

Pun demikian, bukan berarti bahwa Nintendo bisa bersantai karena saham yang dimiliki diprediksi akan melonjak terus karena keberhasilan game Pokemon Go ini. Kedepannya, perusahaan harus bisa bersaing lebih kuat untuk bisa mempertahankannya.

Juru bicara Deutsche Bank, Han Joon Kim, mengutarakan bahwa Nintendo kedepannya harus bisa bersaing dengan banyak aplikasi baru. Bahkan dalam tahun depan saja sudah ada beberapa game terbaru yang akan diluncurkan yang tak kalah banyak peminatnya.

“Kami melihat Animal Crossing dan Fire Emblem dijadwalkan akan rilis pada musim gugur 2016 ini, bahkan game Zelda untuk mobile pun siap dirilis pada musim semi 2017. Melihat antusias dari game ini yang dimainkan di konsol, Nintendo sepertinya harus bekerja lebih keras untuk mencetak rekor tertinggi terutama di pengguna smartphone,” jelas Han Joon Kim.

Game yang Masih Bermasalah

Antusias pemain yang sangat besar, bukan hanya terjadi di tiga negara peluncuran perdananya saja tetapi seluruh dunia menjadikan server game sering bermasalah. Jika hal ini tidak segera diperbaiki dan dicarikan antisipasinya, kemungkinan game akan segera ditinggalkan pemain.

Pasalnya, bukan hanya tidak bisa diakses melainkan ada kemungkinan simpanan pokemon, maupun pokeballs dan aksesori permainan yang dikoleksi dikuatirkan akan ikut hilang. Dengan banyaknya kekuatiran akan kehilangan tersebut pasca server yang selalu down, dipastikan bahwa akan banyak pengguna yang akhirnya meninggalkan permainan.

“Bagi kami ini menunjukkan permainan yang sedang kelebihan beban permintaan, meski merupakan hal yang bisa dianggap cukup baik. Namun, permasalahan ini harus bisa diselesaikan dengan cepat,” jelas analis Macqueire David Gibson, seperti dilansir dari laman Yahoo Finance.