ArenaLTE.com – Dalam menggelar layanan 4G LTE, masyarakat Indonesia Timur mendapat keistimewaan karena bisa lebih cepat menikmatinya akses internet kencang. Gong layanan 4G LTE di frekuensi 1800 MHz diresmikan secara serempak di Makassar, yang merupakan kota perdana bagi Telkomsel menggelar 4G di Indonesia Timur. Setelah itu secara pararel Telkomsel menggelar 4G LTE di berbagai kota. Pekan ini, mereka memperluas jaringan Telkomsel 4G LTE di Manado.

Peresmian beroperasinya layanan Telkomsel 4G LTE di Manado sekaligus menjadikan ibu kota Sulawesi Utara ini sebagai kota kedelapan beroperasinya layanan tersebut setelah Jakarta, Bali, Bandung Medan, Surabaya, Makassar dan Lombok. Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah dalam sambutannya mengatakan peresmian layanan Telkomsel 4G LTE di Manado merupakan bentuk komitmen perusahaan di dalam membangun Indonesia Timur melalui teknologi terkni.
BacaTelkomsel Gunakan Jaringan Syniverse Untuk Layanan LTE Roaming

“Manado merupakan salah satu kota di Indonesia Timur yang mengalami peningkatan konsumsi penggunaan layanan data dan untuk itu kami menjawabnya dengan layanan 4G LTE yang dapat diandalkan,” ujar Ririek saat peresmian layanan Telkomsel 4G LTE di Manado yang dilakukan bersama Walikota Manado Vicky Lumentut di Manado Town Square (9/10/2015).

Sebagai informasi, pertumbuhan penggunaan layanan data di Manado dapat terlihat dari angka peningkatan konsumsi data selama semester I 2015, yakni sebesar 30% persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Adapun jumlah pelanggan data di Manado saat ini berjumlah sekitar 45% dari total pelanggan di kota tersebut. Saat ini pun sudah terdapat sekitar 30 ribu pelanggan Telkomsel yang menggunakan handset (ponsel) 4G.

Manado adalah kota ketiga digelarnya layanan Tekomsel 4G LTE di frekuensi 1800 MHz secara komersial menggunakan pita selebar 10 MHz. Modal ini mampu menghasilkan kecepatan hingga 75 Mbps, sehingga akan meningkatkan kepuasan pelanggan dalam menggunakan layanan mobile broadband yang cepat dan stabil.

Untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan Telkomsel 4G LTE di Manado, anak perusahaan Telkom ini membangun 35 eNode B. BTS 4G ini mencakup lokasi-lokasi strategis di kota Manado termasuk kawasan Mega Mall, Manado Town Square dan kawasan bandara.

Layaknya di kota yang telah dilayani oleh Telkomsel 4G LTE lainnya, untuk memperkenalkan layanan Telkomsel 4G LTE yang lengkap dengan kesiapan ekosistemnya (seperti ponsel 4G dan berbagai aplikasi) kepada masyarakat Manado, Telkomsel menggelar roadshow Telkomsel 4G LTE Carnival, yang diadakan 9-11 Oktober 2015 di Manado Town Square.

Kini pelanggan di Manado sudah dapat menukarkan simcard mereka dengan uSIM, ataupun mendapatkan kartu perdana 4G simPATI dan kartuHALO di pusat layanan pelanggan Telkomsel (GraPARI) yang terletak di jalan Piere Tendean Ruko Mega Mall.

“Kami ingin agar pelanggan dapat menikmati layanan 4G LTE yang maksimal, dan untuk itu dalam menggelar layanan Telkomsel 4G LTE ke kota baru, kami selalu memastikan bahwa jaringan kami telah meliputi 80% atau mencakup sebagian besar wilayah kota tersebut dan bukan hanya di titik-titik tertentu saja. Selain itu, ketersediaan perangkat dan aplikasi yang sesuai juga berperan penting dalam membangun ekosistem 4G di suatu wilayah baru”, jelas Ririek.
BacaDisubsidi Kemkominfo, Telkomsel Bangun BTS di Perbatasan

Telkomsel pun berupaya untuk memberikan kemudahan bagi pelanggannya yang ingin menikmati layanan 4G LTE. Pelanggan dapat menukarkan simcard yang dimiliki dengan USIM secara gratis tanpa harus mengubah nomor saat ini. Kemudian pelanggan yang saat ini telah memiliki paket data Telkomsel, dapat melanjutkan penggunaan paket tersebut dengan tariff yang sama tanpa tambahan biaya untuk menikmati 4G LTE. Saat ini, secara nasional Telkomsel memiliki lebih dari 1200 BTS 4G dengan sekitar 1,3 juta pelanggan 4G.