ArenaLTE.com – Setelah absen sejak tahun 2014 lalu ketika Microsoft selaku pemilik brand memutuskan untuk tidak lagi membuat smartphone Nokia, kini di awal tahun 2017 “Nokia is back”. Nama Nokia merupakan salah satu merek ponsel yang pernah berjaya belasan tahun silam, dan kali ini mereka siap bertarung kembali di pasar smartphone lewat smartphone Android Nokia 6.

Adalah HMD Global yang dipercaya Nokia untuk membuat dan mengedarkan smartphone-nya dengan sistem lisensi. HMD Global sendiri adalah perusahaan asal Finlandia yang dibesut mantan karyawan Nokia dan Microsoft, dan perusahaan ini juga yang menjadi tempat perancangan smartphone terbaru Android Nokia yang kemudian diproduksi oleh Foxconn dan resmi diluncurkan untuk petama kalinya dengan nama Android Nokia 6.

Seperti yang dilansir Engadget, Android Nokia 6 ini merupakan smartphone yang sudah mendukung jaringan 4G LTE dengan sstem operasi Android 7.0 Nougat terbaru. Android Nokia 6 memiliki layar 5,5 inch dengan resolusi full HD 1080p yang dilapisi pelindung Gorilla Glass 2,5D.

Untuk dapur pacunya ditancapkan prosesor Qualcomm Snapdragon 430. Android Nokia 6 memiliki RAM 4 GB dan storage internal 64 GB. Untuk urusan audia, Android Nokia 6 ini dilengkapi dual amplifier yang menghantarkan suara 6dB lebih keras lengkap dengan Dolby Atmos yang membuatnya semburan audionya  lebih powerful.Di sektor kamera, Nokia 6 mengusung resolusi 16 megapiksel untuk kamera utama sedangkan kamera selfie berkekuatan 8 megapiksel.

Android Nokia 6Namun sangat disayangkan, bagi kalian yang penasaran ingin mencoba Nokia 6 ini harus gigit jari karena Android Nokia 6 ini hanya akan dipasarkan untuk pasar Cina saja. Android Nokia 6 akan dijual secara eksklusif di China melalui retail online JD dengan banderol harga USD 246 atau sekitar IDR 3,2 jutaan.

Menurut HMD Global, keputusan untuk meluncurkan smartphone pertama mereka Android Nokia 6 hanya untuk pasar China karena merupakan refleksi dari keinginan untuk memenuhi kebutuhan di pasar global yang berbeda-beda. China adalah pasar yang penting secara strategis dengan jumlah pengguna smartphone lebih dari 552 juta pada tahun 2016 dan dibutuhkan strategi yang tepat untuk menghadirkan smartphone dengan desain premium dan kualitas yang sangat tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasar di negara ini.

Sebelumnya Nokia juga pernah meluncurkan smarthone dengan sistem operasi Android melalui seri Nokia X saat masih bersama Microsoft. Namun Nokia X tidak cukup berhasil merebut pasar smartphone pada saat itu, karena menampilkan Android tidak secara murni namun dengan penampilan yang mirip Windows Phone. Rencananya setelah di China, HMD global diperkirakan akan memasarkan ponsel Android Nokia buatannya di berbagai belahan dunia.