ArenaLTE.com – Era Digital memaksa para pelaku industri untuk beradaptasi dan bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi. Termasuk usaha perbankan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu solusi digital yang bisa dimanfaatkan secara gratis oleh para pelaku usaha dan UMKM adalah platform StartupBerbagi. Aplikasi bisnis dan keuangan yang dapat diunduh dalam platform StartupBerbagi tersebut disediakan oleh Bank Mandiri melalui perusahaan perintis (startup) binaan Mandiri Capital Indonesia (MCI).

Peluncuran platform startupberbagi itu dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Utama MCI Eddi Danusaputro serta disaksikan Deputi Bidang SDM Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Budi Mustopo di Mandiri Inkubator Bisnis, Jakarta. Pada tahap awal, akses ke platform ini akan diberikan kepada 100 ribu pelaku UMKM.

Menurut Kartika Wirjoatmodjo, saat ini terdapat sekitar 60 juta UMKM di Indonesia, dimana sebagian besar masih belum memanfaatkan keunggulan teknologi. Pembangunan platform startupberbagi ini, bertujuan untuk mendukung percepatan pengembangan bisnis usaha mikro, kecil dan menengah di Tanah Air, agar dapat berkembang dan bersaing, baik di ranah nasional maupun regional.

“Inisiatif ini juga sejalan dengan tren inovasi digital yang telah mengubah perilaku masyarakat dalam mendapatkan solusi atas permasalahan sehari-hari, termasuk pelaku UMKM. Dan kami pun menyadari bahwa inovasi digital merupakan salah satu solusi efektif untuk pengembangan bisnis UMKM,” kata Kartika.

Platform StartupBerbagi, lanjut Kartika, juga menjadi rangkaian dari program pembinaan kewirausahaan berkelanjutan. Startupberbagi.com didesain agar perusahaan-perusahaan startup yang sudah menjalani pembinaan di Mandiri Inkubator Bisnis, dapat ikut serta mendukung UMKM melalui berbagai macam aplikasi bisnis dan keuangan.

StartupberbagiBeberapa Solusi Digital StartuBerbagi

Bagi UMKM yang belum Go Digital, Startupberbagi memfasilitasi para pelaku UMKM di Tanah Air dengan memberikan layanan pembuatan website gratis melalui IDCloudHost.com, IDCloudHost fasilitas pembuatan website untuk UMKM dengan memberikan Domain dan Hosting Secara Gratis untuk seluruh UMKM yang ada di Indonesia.

Selain itu, mengingat semakin tingginya pengguna mobile di Indonesia, Aplikasi Atom menjadi Solusi untuk UMKM yang Go digital memanfaatkan fasilitas pembuatan mobile Apps dengan mudah dan Cepat.

“Harapannya UMKM dapat melakukan Ekspansi bisnis dengan memanfaatkan media digital sebagai salah satu media yang dapat mendekatkan UMKM dengan customer, memperbesar pendapatan dan pastinya berharap UMKM Indonesia Go Internasional”, Ujar Muhammad Mufid Luthfi, CMO IDCloudHost.

Tidak hanya itu, UMKM dapat mengakses layanan fintech maupun aplikasi bisnis lainnya melalui startupberbagi.com. Aplikasi-aplikasi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM antara lain, aplikasi Erzap untuk pembuatan laporan keuangan yang komprehensif, aplikasi PickPack untuk layanan distribusi barang, aplikasi FOLIO untuk inventori produk dan jaringan point-of-sale berbasis cloud, serta aplikasi Atom untuk pembuatan aplikasi penjualan produk dan layanan secara sederhana.

Terdapat juga aplikasi Konektifa untuk manajemen terintegrasi berbasis website, aplikasi Microbiz sebagai micro-core banking sistem untuk Lembaga Keuangan Mikro (LKM)  dan aplikasi DS-Go yang dapat memberikan tips keuangan berdasarkan data-data keuangan UMKM.

Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia Eddi Danusaputro mengemukakan bahwa, startupberbagi akan disosialisasikan ke berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkuat pemahaman go digital kepada para pelaku UMKM guna mendorong percepatan pengembangan bisnis.

“Mengacu pada laporan terkini Deloitte, saat ini sekitar 36% UMKM di Indonesia sama sekali belum menggunakan teknologi internet, 30% sudah memiliki pemahaman dasar tentang akses internet, lalu 18% sudah mulai menggunakan media sosial, dan hanya 9% saja yang sudah advance berjualan melalui e-commerce. Lewat startupberbagi.com ini, Mandiri Capital Indonesia ingin memberikan kontribusi yang lebih baik untuk membangun ekosistem digital di Indonesia,” ujar Eddi.