ArenaLTE.com – Teknologi machine to machine (M2M) terus dikembangkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pada bisnis asuransi. Seperti yang dilakukan oleh Smartfren yang mengembangkan layanan Smartrek UBI (Usage Based Insurance) secara end-to-end. Layanan Smartrek UBI merupakan perangkat yang dipasang di kendaraan-kendaraan untuk mengetahui perilaku berkendara pengemudi.

Dengan layanan ini, nasabah tidak bisa asal main klaim asuransi karena perilaku mengemudi yang di luar batas kewajaran dapat diketahui. Seperti kebiasaan berakselerasi yang tidak sesuai, melakukan pengereman mendadak, melebihi batas kecepatan yang wajar, atau waktu tempuh yang melebihi batas rata-rata. Dari Smartrek UBI, perusahaan asuransi dapat mengumpulkan dan menganalisa perilaku berkendaraan setiap nasabah atau kliennya.

Revie Sylviana, Senior Vice President Digital Services Smartfren, mengatakan bahwa sebagai pemain baru di area M2M dan Internet of Things (IoT), pihaknya ingin hadir untuk menciptakan inovasi yang memberikan pengalaman baru bagi pelanggan. “Layanan mobile apps Smartrek UBI adalah solusi cerdas bagi pemilik kendaraan baik perusahaan maupun perseorangan yang membutuhkan solusi tracking dan fleet management,” ujar Revie.

Dijelaskan lebih lanjut, dengan hanya membeli Asuransi dari PT Asuransi Simas Net, kendaraan pelanggan secara otomatis dilengkapi oleh perangkat On Board Diagnostic (OBD) GPS. Dan cukup menambah kurang lebih Rp 600.000,- pelanggan dapat menikmati seluruh fitur premium yang disediakan.

Sementara itu Teguh Aria Djana, President Director PT Asuransi Simas Net mengatakan solusi ini adalah wujud dari konsistensi perusahaannya untuk terus memberikan yang terbaik bagi pelanggan. “Pelanggan membutuhkan solusi asuransi yang bukan hanya melindungi namun juga mampu meningkatkan produktivitas. Solusi ini juga salah satu program kami dalam membentuk perilaku cerdas dalam mengemudi,” kata Teguh.
BACALayanan M2M dan Wearable Di Tahun 2020 Akan Tumbuh 6 kali lipat

Cara Kerja Smartrek UBI

usage-base-insuranceSmartrek UBI dilengkapi dengan SIM Card Smartfren 4G LTE. Setelah dipasang pada port OBD di mobil, maka perangkat akan merekam dan mengirimkan seluruh informasi berkenaan dengan kendaraan pelanggan seperti koordinat kendaraan, informasi kondisi mesin mobil dan kebiasaan mengemudi.

Seluruh informasi yang diterima akan disimpan di database Smartrek UBI. Sistem Smartrek akan mengolah dan mengirimkan data sesuai dengan kebutuhan melalui data terenskripsi untuk menjamin keamanan dan API khusus bagi para pelanggan perusahaan. Klien atau nasabah dapat mengetahui informasi lokasi kendaraan secara realtime melalui mobile application dengan memasukkan nomor Smartfren atau nomor polis asuransinya.

Sebagai tahap awal, Smartfren bekerjasama dengan Asuransi Simasnet yang akan diluncurkan pada 8 Agustus. Sedangkan pre-order layanan sudah dibuka dan bagi pelanggan yang beruntung tersedia kejutan THR dengan total hadiah sebesar Rp 10 juta bagi 10 pelanggan untuk pembelian di bulan Juni sampai Juli 2016.