ArenaLTE.com – Google baru saja mengkonfirmasi jika proyek masa depan mereka seputar smartphone berkonsep modular dihentikan. Adalah Project Ara, sebuah proyek dengan visi menghadirkan ponsel berkonsep modular yang komponennya bisa dibongkar pasang. Yups, Google bermimpi menghadirkan smartphone rakitan ke hadapan kita. Sayangnya, mimpi ini harus terhenti.

Kabar buruk ini benar-benar nyata. Google mengungkapkan jika pihaknya sudah meninggalkan Project Ara dan rencana ponsel modular alias smartphone rakitan mereka. Project Ara sendiri awalnya merupakan ide salah seorang dari grup Motorola Advanced Technology and Projects (ATAP). Ide ini tetap dipertahankan Google meski kemudian Motorola dilepas ke Lenovo.

project ara googleRumor seputar penghentian Project Ara sendiri sempat beredar sampai akhirnya Google secara resmi mengkonfirmasi kebenarannya. Setelah perjuangan panjang selama tiga tahun pengembangan, Project Ara pun akhirnya disetop.

Pertanyaannya sekarang, apa yang akan terjadi pada gagasan Project Ara? Gosipnya Google pun menutup kemungkinkan untuk menyerahkan lisensi ke perusahaan lain. Supaya gagasan mengenai smartphone rakitan ini tetap berlanjut. Bahkan, Google ini melihat teknologi modular dari Project Ara menyentuh area Internet of Things (IoT).

Dikutip dari Venturebeat, juru bicara Google mengungkapkan jika perusahaannya menyetop rencana untuk membawa  smartphone rakitan ke pasar. Juru bicara ini menolak untuk berkomentar lebih lanjut mengenai isu ini.

Project AraProject Ara adalah upaya Google menciptakan smartphone modular yang komponennya bisa ditukar. Sebuah ide segar yang sempat heboh namun dalam perkembangannya kurang begitu terdengar. Gagasan sebuah handset modular sebenarnya cukup menarik.

Setiap tahun, pemilik smartphone harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli sebuah model baru dengan upgrade yang cenderung minimal. Nah, dengan Project Ara pengguna bisa saja mengganti sebuah komponen misalkan prosesor atau kamera semudah mencopot microSD. Atau mengupgrade komponen yang sama berkali-kali.

Ponsel Project Ara Google bekerja dengan membiarkan orang menyatukan bersama komponen terpisah dari sebuah smartphone. Anda ingin layar tambahan? Tinggal pasang, ingin baterai ekstra? Tempel baterai langsung. Intinya, smartphone rakitan.

Sebuah upaya Google untuk mengubah cara konsumen membeli smartphone dan bagaimana produsen membuat mereka. Alih-alih membeli ponsel sudah dalam kondisi utuh, seperti iPhone 6 atau Samsung Galaxy S6, Google ingin membiarkan orang membeli bagian-bagian yang mereka butuhkan seperti kamera, prosesor atau layar secara terpisah, kemudian mencampur lalu mencocokkan mereka sesuai keinginan dan pemakaian.