ArenaLTE.com – Huawei baru saja mengumumkan bahwa mereka berhasil mengapalkan sekitar 10 juta unit smartphone Huawei P8 Lite. Angka tersebut dibukukan hanya dalam tempo sembilan bulan sejak pertama kali meluncur. Artinya, seri alternatif dari sang flagship tersebut cukup sukses di pasaran.

Tak disangka jika smartphone Huawei P8 Lite mampu menjadi produk yang cukup sukses di luar Tiongkok. Huawei menegaskan jika P8 Lite adalah smartphone besutan mereka yang pertama kali bisa lebih sukses di pasar global ketimbang di negeri asalnya. Smartphone Huawei P8 Lite yang berpotensi disambangi update Android 6.0 Marshmallow ini adalah versi generik dari flagship mereka Huawei P8. Secara spesifikasi sudah mengalami pemangkasan sehingga terkesan lebih ‘enteng’ dari sang kakak.

Di atas kertas harga jual smartphone ini memang masih di atas rata-rata rival sekelasnya. Namun, beberapa aspek dari smartphone Huawei P8 Lite cukup bisa diandalkan mulai dari desain berkualitas, prosesor kelas menengah yang sudah standar di kelasnya, dukungan konektivitas lengkap 4G LTE hingga NFC.
Baca review lengkap smartphone P8 Lite dari Huawei, Versi Lebih Murah untuk Kelas Menengah

Sebagai seri ‘lite’ dari P8, ponsel cerdas ini adalah versi lebih murah untuk mengakomodasi permintaan kalangan yang tak sanggup membeli sang flagship. Seri ini mewarisi desain yang sama dengan sang kakak. Tapi dimensinya lebih kecil dengan profil lebih tebal 7,7 mm.

Lebih jauh, Huawei juga mengungkap penjualan global dari semua perangkat di keluarga P8. Mulai dari P8, P8lite dan P8max seluruhnya berhasil mencatatkan penjualan lebih dari 16 juta unit. Dari press release yang dilansir vendor raksasa asal negeri Tirai Bambu ini, terkuak bahwa mereka mampu mengapalkan lebih dari 12 juta unit smartphone bulan lalu. Alias berhasil mengalami peningkatan 93% dari periode yang sama tahun lalu.

Huawei pun mengaku bahwa mereka telah mengapalkan lebih dari 10 juta unit smartphone setiap bulannya sejak Oktober 2015. Asal tahu saja, perusahaan ini juga telah melepas total 100 juta unit smartphone sepanjang 2015.