ArenaLTE.com – Setelah meluncurkan produk perdananya yakni smartphone HiCore Play Z5 dan Lens dc 1, pada awal September 2016, HiCore agresif melakukan penetrasi penjualan ke berbagai daerah. Sebagai brand baru, HiCore menyadari tidak bisa langsung berhadapan dengan brand yang sudah lebih dulu eksis, menguasai kota-kota besar.

“Persaingan di kota besar sangat ketat, seperti di Jakarta, Surabaya, lihat saja mall-mall, papan reklame, toko semua dipenuhi dengan banner dan promosi brand-brand smartphone,” ujar Herman Zhou, Presiden Direktur Hicore Mobile di Jakarta (30/9/2016).

Disebutkan, pertama yang dibidik oleh Hicore adalah daerah-daerah yang terdekat, seperti, Bogor, Tangerang, Bekasi dan kota-kota di Jawa Barat. Kemudian wilayah kota-kota di Jawa Tengah, seperti Semarang, Solo, Yogyakarta dan kota-kota lainnya. Setelah Jawa Barat dan Jawa Tengah, Hicore melebarkan sayapnya ke Indonesia bagian Timur. Mulai dari Jawa Timur, Bali, Kalimantan dan Sulawesi.

hicore
Seorang model memamerkan dua produk smartphone HiCore Play Z5 dan Hicore Lens DC1 (Foto: Hendra/ArenaLTE)

Pihaknya tidak mau head to head, dengan menerapkan strategi menyisir toko-toko dan mall yang belum dikuasai oleh brand-brand besar. Setelah Jawa Timur, mengarahkan perhatian ke wilayah luar Jawa khususnya bagian tengah dan timur, yakni Kalimantan, dan Sulawesi.

Berbekal pengalaman panjangnya berkecimpung di industri telekomunikasi dalam mengembangkan feature phone Asiafone yang sekarang mati suri, Herman Zhou melihat potensi pasar smartphone masih terbuka. Peluang masih besar, sepanjang memiliki strategi yang tepat. Pihaknya optimis merek baru ini mampu mencuri perhatian pengguna smartphone.

Tak hanya sekadar menyediakan produk bagus, ia juga menempatkan promotor di setiap toko retail yang menjual produk-produk smartphone HiCore. Penempatan promotor di toko reitail ini bertugas untuk menjelaskan keunggulan, bagaimana cara menggunakan dan memaksimalkan fitur-fitur yang ada pada smartphone. Sehingga konsumen mendapatkan pengetahuan yang cukup, sebelum memutuskan membeli smartphone. Dari hasil evaluasi, keberadaan promotor di setiap toko retail, memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap penjualan smartphone.

Baca juga:
Brand Lokal HiCore Memulai Debut dengan Dua Smartphone 3G
* Jajaran Smartphone Selfie Terbaik di 2016 Harga 3 Jutaan

Strategi yang tepat serta sambutan yang positif dari konsumen, ditambahkan Herman, menggerakan para pedagang smartphone baik itu distributor maupun toko retail dari berbagai daerah untuk bekerjasama.

Sistem Single Retail Price yang diterapkan kepada mitra ternyata juga menjadi daya tarik bagi para pedagangDengan demikian tidak ada permainan harga Keuntungan yang diperoleh mitra penjualan pun terjaga. “Margin keuntungan sama, tidak ada yang jual di bawah atau di atas harga yang sudah dipatok pada smartphone Hicore. Kompetisi antar toko jadi tetap fair, harganya sama, diseluruh wilayah Indonesia,” pungkas Herman.

Sebagai informasi, seri smartphone Hicore Play Z5 dibanderol dengan harga ID 2,299 juta. Ponsel 3G ini mengandalkan fitur fingerprint scanner, kamera 8+5MP, layar 5″ 2,D dengan Corning Gorilla Glass, Mira vision, dan prossecor 1.3 Ghz 32 bit Quad-Core. Sedangkan seri yang lebih murah yaitu Lens DC1 dipasarkan seharga IDR 1.649.000.