ArenaLTE.com – Mengadopsi teknologi 4G LTE menjadi salah satu alasan Smartfren sudah enggan dipanggil operator CDMA lagi. Menurut perusahaan, meski belum semua pelanggannya hijrah ke teknologi jaringan tersebut, namun perpindahan teknologi yang sudah digunakannya sudah cukup tepat dijadikan alasan perusahaan tidak pantas disebut operator CDMA lagi.

Derrick Surya, Head of Brand Marketing Communication PT Smartfren Telecom, mengungkapkan, ”lebih tepat Operator 4G LTE, kalau bisa ditambahkan yang terluas karena itu juga sudah terbukti. Hal itu ada dalam pernyataan rilis dari perusahaan riset jaringan Opensignal yang dikeluarkan pada September 2015 lalu,” jelasnya dalam sesi bicara santai pada acara ujijaringan di Garut, Jawa Barat.

Dirinya juga menuturkan, perpindahan pengguna yang melakukan migrasi ke dalam jaringan generasi empat ini, dicatat perusahaan sudah meningkat signifikan bahkan hal itu terjadi dalam waktu yang relatif singkat. Ada sekira 10% dari pelanggan yang dimiliki oleh Smartfren, diklaim sudah melakukan migrasi atau memanfaatkan teknologi jaringan 4G LTE ini.

“Kalau pelanggan masih ada yang menggunakan di jaringan CDMA, tentu akan kita tetap pelihara jaringan itu, karena hal demikian sebagian dari layanan. Pelanggan 4G LTE kita ada sekira 1,3 jutaan, dan itu meningkat belum setahun menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan,” tambah Derrick.

Edukasi Kepada Pelanggan

Dalam sesi diskusi santai kepada redaksi ArenaLTE, Munir SP, Vice Presiden Special Project Network Smartfren, menjelaskan bahwa memang dibutuhkan adanya edukasi untuk mengajak banyak masyarakat memanfaatkan teknologi jaringan 4G LTE.

munir SP

Menurut Munir langkah yang pertama dilakukan oleh perusahaan adalah melalui media, sehingga bisa disosialisasikan kepada masyarakat bahwa teknologi ini sudah bisa dipakai dimana-mana kepada masyarakat. ”Seperti halnya di Bandung, dan wilayah second dan Third city Indonesia bahwa teknologi ini sudah bisa digunakan disana, dan ini harap disosialisasikan,” ungkapnya.

Munir juga berharap bahwa media bisa menginformasikan bahwa Smartfren menggelar jaringan kepada masyarakat lebih lengkap, baik coverage maupun kualitas dan produknya. Dalam menggelar jaringan LTE perusahaan tidak lantas juga melepas apa yang diperlukan oleh pelanggan, ada beberapa produk handset yang dikeluarkan untuk pelanggan. Bukan sekedar untuk menghadirkan perangkat murah, namun berkualitas dan terjangkau.

“Selain itu juga harap disosialisasikan bahwa Smartfren bukan lagi LTE CDMA, mana ada LTE CDMA. Jadi ya LTE adalah LTE saja, tapi itu adalah fakta karena masih terbawa yang lalu dan ini yang diharapkan bisa diinformasikan bahwa kami operator 4G, tidak ada lagi operator CDMA,” harap Munir.