ArenaLTE.com – Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi tanpa melihat keterbatasan fisik. Karena itu tidak ada alasan bagi masyarakat penyandang difabel, termasuk tuna netra, untuk bisa berkarya dan berprestasi. Para siswaXL Future Leaders mengambil inisiatif untuk memberikan dukungan moral bagi mereka melalui acara bertajuk  Tribute to Stevie Wonder, Everybody Is Extraordinary.

Vice President Corporate Communication XL, Turina Farouk mengatakan, “Sengaja dalam acara ini kami mengangkat sosok Stevie Wonder, seorang bintang besar yang menyandang tuna netra. Sosok tersebut mampu menginspirasi jutaan anak penyandang tuna netra dan difable di seluruh penjuru dunia. Tidak ada perbedaan dalam menggapai mimpi, kerja keras dan tekad kuat-lah yang membedakannya, hal tersebut dapat dilihat dari seorang seniman Stevie Wonder,” jelasnya.

Dalam penyelenggaraan acara ini, XL Future Leaders bekerjasama dengan Yayasan Elsafan. Lembaga ini menaungi sekitar 42 orang anak-anak penyandang tuna netra. Yayasan yang juga didirikan oleh penyandang tuna netra sejak tahun 2006 ini memiliki sejumlah program, di antaranya memberikan ketrampilan sehingga bisa dipakai oleh para peserta didik untuk bekal hidup mandiri.

XLFL_2

Di antara anak-anak asuhan lembaga ini juga ada yang mampu mencetak prestasi membanggakan, antara lain Catur Tuna Netra Juara 1 tahun 2015, Candy Medali Emas Lomba Renang se-DKI, Reza mewakili Indonesia untuk lomba IT, Keminfo, YPAC, dan Kemensos, Aini Juara 1 lomba science tingkat DKI 2014, Aldin Juara 1 lomba menyanyi Mandari se-Jakut, Aldin juara 2 gospel singer se-Jakut 2014, Melanie juara 5 vocal solo se-nasional 2014, Juniar Juara 2 piano klasik tuna netra, Dustin juara 1 baca puisi se-DKI, Marchel dapat 2 medali emas olimpiade paralympic lomba lari di Riau 2013.

Pada acara yang bertempat di @America, Pacific Place, Jakarta tersebut, XL Future Leaders dan anak-anak penyandang tuna netra menggelar konser kecil dengan membawakan lagu-lagu lagu karya Stevie Wonder di antaranyaYou Are The Sunshine of My Life, I Just Call to Say I Love You, Diamond, Overjoyed, dan Isn’t She Lovely.

Selain konser, juga digelar talkshow yang bertujuan untuk memberikan pandangan positif mengenai penyandang difabilitas dan diharapkan dapat memberikan inspirasi bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi tanpa melihat keterbatasan fisik. Para pembicara yang dihadirkan seluruhnya merupakan penyandang difabilitas berprestasi.

Mereka adalah Dimas Presetyo Muharram, pemilik Kartunet, serta Angkie Yudistia, seorang sociopreneur dan penulis buku “Perempuan Tuna Rungu Menembus Batas dan Setinggi Langit” yang menceritakan pengalaman hidup dan perjuangan mereka untuk menggapai mimpi. Kemudian ada juga pemberian motivasi oleh David Franky yang merupakan seorang motivator penyandang difabilitas.

Seperti diketahui XL Future Leaders merupakan program pendidikan berbasis digital yang dirancang secara khusus oleh XL untuk memajukan para pemuda Indonesia agar bisa memiliki kompetensi dasar sebagai pemimpin tingkat global. Salah satu aktivitas yang dijalankan oleh para peserta XL Future Leaders adalah menyelenggarakan aksi-aksi sosial kemasyarakatan dalam beragam bentuk kegiatan di berbagai daerah.