ArenaLTE.com – Asia Tenggara sedang berada pada titik puncak dari zaman keemasan e-commerce. Meskipun hanya satu persen tingkat belanja online dibandingkan dengan transaksi retail saat ini, Asia Tenggara diprediksi akan mencapai pertumbuhan tingkat belanja online dua digit angka seperti Cina dalam empat sampai lima tahun ke depan. Asia tenggara juga diprediksi akan menjadi e-commerce terbesar ketiga di dunia mengikuti Cina, India, dan pada akhirnya melewati AS. Pertumbuhan ini juga mendorong tingginya permintaan jasa pengiriman ecommerce seperti acommerce Indonesia.

Semakin pesatnya pertumbuhan e-commerce di Asia Tenggara menjadikan aCommerce sebagai penyedia jasa dan solusi ecommerce di Thailand, Indonesia, Filipina dan Singapura juga mendapatkan pangsa pasar yang semakin besar. aCommerce Indonesia menjadi pilihan menarik bagi sebagai solusi ecommerce end-to-end regional yang memberikan layanan terkostumisasi untuk brand dan retailer global seperti L’Oreal, Hewlett-Packard, Samsung, Nestle, Lazada, MatahariMall, LINE, dan lainnya.

Di kuartal pertama tahun 2016 ini, aCommerce Indonesia secara resmi mengawali ekspansinya di Indonesia dengan membuka hub di dua kota besar setelah Jakarta, yaitu Bandung dan Surabaya. Pembukaan hub baru ini merupakan salah satu strategi untuk mendukung agenda pertumbuhan bisnis aCommerce serta untuk meningkatkan layanan logistiknya bagi para brand dan pemain di industri ecommerce di seluruh Indonesia.

aCommerce IndonesiaDengan luas footprint masing-masing ± 150 meter persegi, hub yang berlokasi di daerah Ujung Berung, Bandung dan Kabupaten Sidoarjo, Surabaya, saat ini berperan sebagai cross docking atau in-transit distribution hub, dan memiliki kapasitas untuk diekspansi hingga 1,500 meter persegi. Ke depannya hub ini akan dipersiapkan untuk menjadi Fulfillment Center yang bisa mendukung kebutuhan transaksi ecommerce secara lebih cepat dengan biaya yang lebih efisien.

Salah satu alasan dibukanya hub Bandung dan Surabaya adalah untuk meningkatkan kualitas layanan pengiriman yang terintegrasi dengan metode pembayaran Cash on Delivery (COD). Tak bisa dipungkiri, COD saat ini masih menjadi salah satu alternatif pembayaran favorit bagi masyarakat Indonesia yang berbelanja secara online

Saat ini, layanan COD yang disediakan oleh aCommerce telah menjangkau ke 31 provinsi, lebih dari 160 Kota/Kabupaten, dan hampir 2,000 kecamatan di seluruh Indonesia, sehingga menempatkan aCommerce sebagai salah satu penyedia layanan COD dengan jangkauan terluas di Indonesia.

Ebenezer Bonatua, Head of Transportation and Distribution aCommerce Indonesia melalui keterangan tertulisnya mengungkapkan bahwa engan hadirnya hub di kedua daerah ini, aCommerce akan bisa sepenuhnya melakukan kontrol atas proses COD yang dilakukan di daerah ini, antara lain meningkatkan lead time delivery, service reliability, serta mempercepat proses rekonsiliasi atau settlement dari proses COD ini, yang sebelumnya mencapai 2 (dua) minggu menjadi kurang lebih 5 (lima) hari kerja. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas layanan sesuai standar aCommerce.

aCommerce IndonesiaBerdasarkan angka agregat terbaru dari aCommerce yang tercantum dalam Prediksi Tren Ecommerce Asia Tenggara 2016, metode pembayaran COD mencapai 74% dari keseluruhan transaksi di Asia Tenggara. Angka ini naik dari 53% di tahun sebelumnya. Peningkatan ini memvalidasi pentingnya COD untuk e-commerce di wilayah kita, dan sudah melebihi tingkat penetrasi COD pada puncak popularitasnya di Cina pada tahun 2008 lalu.

Sebelumnya aCommerce juga telah melakukan inovasi teknologi untuk meningkatkan layanan fulfillment dan delivery dengan merilis aDelivery, sebuah in-house Transport Management System (TMS) yang dilengkapi dengan fitur delivery tracker sebagai  unggulan. Dengan platform TMS baru ini, aCommerce dapat secara real-time menyediakan informasi terkait status pengiriman pesanan klien, sekaligus memberikan kemudahan dalam proses pelaporan rekonsiliasi COD.

Ke depannya, selain pengembangan infrastruktur dan platform teknologi, mulai kuartal kedua aCommerce juga secara bertahap akan mengembangkan coverage area ke beberapa lain seperti Medan, Makassar, Yogyakarta, Semarang, Tangerang, Manado, Denpasar, Lampung, dan Palembang.